the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

the OPINIbythe OPINI
26 September 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
26 September 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

Kepala UPTD PPA Parimo, Saifuddin Jemi Roslan. (Foto: IST)

Baca Juga

Target Juara, Atlet Parimo Ikut Kejuaraan Petanque di Kota Palu

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

Kemah Pemuda di Vatumatando Jadi Ajang Promosi Desa Wisata

PARIMO, theopini.id — UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memastikan keluarga korban dalam kasus dugaan kekerasan terhadap siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Ampibabo belum mencabut laporan kepada kepolisian.

Kepala UPT PPA Parimo, Saifudin, mengatakan hal itu diketahui setelah pihaknya kembali melakukan penjangkauan ke rumah korban.

“Kalau kita peninjauan tadi ke rumah korban, belum ada pencabutan laporan,” kata Saifuddin Jemi Roslan dihubungi di Parigi, Kamis, 24 September 2026.

Sebelumnya, pihaknya telah memfasilitasi pertemuan antara korban dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo.

Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban meminta guru yang bersangkutan dipindahkan atau dimutasi.

Namun, Saifudin mengatakan proses hukum atas laporan tersebut tetap berjalan. Sementara pemindahan guru bukan kewenangan kepala sekolah maupun koordinator wilayah (Korwil), melainkan Disdikbud Parimo.

“Kemarin hasil mediasi itu, keluarga meminta guru tersebut dipindahkan. Namun, kemarin kita sudah sampaikan bahwa proses hukum tetap akan jalan,” ujarnya.

Saifudin mengatakan UPT PPA masih akan berkoordinasi dengan Kepala Disdikbud Parimo terkait langkah terhadap guru yang bersangkutan, sekaligus memastikan kepentingan korban tetap menjadi perhatian.

Korban Masih Trauma, 14 Hari Tak Sekolah

Di tengah penanganan perkara, kondisi korban menjadi perhatian UPT PPA Parimo. Saifudin mengatakan korban masih enggan kembali ke sekolah meski sebelumnya disebut telah menyatakan keinginan untuk bersekolah.

“Setelah kita (melakukan penjangkauan), dia masih enggan, dia masih takut mungkin. Masih ada rasa trauma,” katanya.

Menurutnya, korban telah sekitar 14 hari tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Karena itu, UPT PPA memikirkan langkah agar korban dapat kembali bersekolah tanpa menghadapi tekanan baru.

Pendampingan psikologis terhadap korban akan dilakukan setelah kondisi anak lebih tenang dan siap. UPT PPA Parimo terlebih dahulu memberi ruang bagi korban untuk memulihkan kondisi emosionalnya sebelum proses tersebut dimulai.

Psikolog sebelumnya direncanakan melakukan pendampingan awal melalui video call. Namun, rencana itu belum terlaksana karena korban masih menangis, setelah kembali dimintai keterangan.

“Kalau dia sudah siap baru lakukan pendampingan psikolog. Nanti mungkin sehari dua, kalau dia sudah tenang-tenang,” ujarnya.

Saifudin mengatakan UPT PPA juga perlu memastikan korban tidak mengalami tekanan ketika kembali ke sekolah, termasuk kemungkinan perundungan dari teman-temannya.

“Anak ini jangan nanti setelah dia masuk malah dia dibully lagi oleh teman-teman,” katanya.

UPT PPA Parimo Terima Informasi Dugaan Kejadian Sebelumnya

Selain kondisi korban, Saifudin mengungkapkan pihaknya menerima informasi mengenai dugaan kejadian sebelumnya yang melibatkan guru yang sama.

“Dan ternyata ada dugaan oknum guru itu sudah pernah melakukan sebelumnya. Saya dapat kabarnya begitu,” ujar Saifudin.

Hal tersebut, kata dia, mungkin belum diketahui Disdikbud Parimo. Saifudin juga mengaku sempat bertemu dengan sejumlah pihak di lingkungan sekolah dan memperoleh informasi mengenai adanya masyarakat yang disebut pernah menyampaikan keluhan atau laporan.

Bahkan, kata dia, terdapat informasi mengenai siswa yang pernah dipindahkan orang tuanya dari sekolah tersebut, karena mengalami tekanan mental.

“Walaupun bukan kejadian yang sama ya, tapi ini tekanan secara mental bagi anak-anak,” katanya.

Saifudin menegaskan, informasi mengenai dugaan kejadian sebelumnya masih perlu dikomunikasikan dan ditelusuri lebih lanjut.

Sementara itu, UPT PPA Parimo menyatakan tetap menempatkan kepentingan korban sebagai prioritas, baik dalam penanganan perkara maupun pemulihan kondisi anak.

“Kalau kita dari pendamping, tetap anak yang kita utamakan,” pungkas Saifudin.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Novita Ramadhan

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DisdikbudParimo#Kemendikdasmen#parigimoutong#Sulteng#UPTPPAParimo
ShareSendTweet
Previous Post

Kemah Pemuda di Vatumatando Jadi Ajang Promosi Desa Wisata

Next Post

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

the OPINI

the OPINI

Related Posts

World Pharmacists Day 2026, IAI Parimo Edukasi Lansia soal Obat yang Tepat

World Pharmacists Day 2026, IAI Parimo Edukasi Lansia soal Obat yang Tepat

26 September 2026
Coktas KPU Parimo Temukan Warga Masih Hidup Tercatat Meninggal

Coktas KPU Parimo Temukan Warga Masih Hidup Tercatat Meninggal

25 September 2026
Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Polisi Akan Periksa Saksi Pekan Depan

Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Polisi Akan Periksa Saksi Pekan Depan

25 September 2026
Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar, BPBD Parimo Soroti Gorong-gorong Trans Sulawesi

24 September 2026
Parimo Bentuk Forum PKP, Libatkan Pemerintah, Dunia Usaha hingga Masyarakat

Parimo Bentuk Forum PKP, Libatkan Pemerintah, Dunia Usaha hingga Masyarakat

24 September 2026
Parimo Berpeluang Masuk Program SEHATI Kemendes PDT 2027

Parimo Berpeluang Masuk Program SEHATI Kemendes PDT 2027

23 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Target Juara, Atlet Parimo Ikut Kejuaraan Petanque di Kota Palu

Target Juara, Atlet Parimo Ikut Kejuaraan Petanque di Kota Palu

26 September 2026
Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

26 September 2026
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

26 September 2026
Kemah Pemuda di Vatumatando Jadi Ajang Promosi Desa Wisata

Kemah Pemuda di Vatumatando Jadi Ajang Promosi Desa Wisata

26 September 2026
Wabup Parimo Dorong Partai Politik Perkuat Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Wabup Parimo Dorong Partai Politik Perkuat Penyerapan Aspirasi Masyarakat

26 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 34 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

21 September 2026
Geografi Parimo Jadi Tantangan Pengelolaan Sampah, Praktisi Dorong Sistem Berbasis Zona

Geografi Parimo Jadi Tantangan Pengelolaan Sampah, Praktisi Dorong Sistem Berbasis Zona

24 September 2026
Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Kondisi Darurat dan Aduan Pemerintahan Lewat 112

20 September 2026
Warga Tanalanto Ditangkap Polres Parimo, Sabu Seberat 3,69 Gram Disita

Warga Tanalanto Ditangkap Polres Parimo, Sabu Seberat 3,69 Gram Disita

25 September 2026
Kebutuhan Alat Bantu Disabilitas di Parimo Capai 1.000 Usulan

Kebutuhan Alat Bantu Disabilitas di Parimo Capai 1.000 Usulan

25 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d