PARIMO, theopini.id — Sungai meluap setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu pagi, 27 September 2026. Luapan sungai mengakibatkan banjir di Desa Toribulu Selatan dan Tomoli Utara.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai, mengatakan banjir terjadi setelah hujan lebat menyebabkan debit air sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga.
“Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas lebat di wilayah Kecamatan Toribulu sehingga sungai meluap ke permukiman warga,” kata Rivai dalam keterangan resminya.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Parimo, banjir mulai terjadi sekitar pukul 06.10 WITA. BPBD menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 07.55 WITA.
Hingga laporan diterima, banjir di kedua desa masih belum surut. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parimo juga sedang menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus pendataan dampak banjir.
Rivai mengatakan, jumlah warga yang terdampak maupun mengungsi masih dalam pendataan. Data mengenai kondisi rumah, fasilitas umum, serta lahan perkebunan dan pertanian yang terdampak juga belum seluruhnya diperoleh.
“Untuk korban terdampak dan pengungsi masih dalam pendataan. Kondisi rumah, fasilitas umum serta perkebunan dan pertanian juga masih didata,” ujarnya.
BPBD Parimo telah berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat, untuk penanganan awal di lokasi.
Sementara itu, kebutuhan mendesak yang dicatat BPBD Parimo meliputi logistik penanggulangan bencana dan normalisasi sungai.
Rivai mengatakan, tim di lapangan masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap kondisi banjir.
Hingga Minggu pagi, banjir dilaporkan belum surut dan proses pendataan dampak masih berlangsung.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati















