BANGGAI, theopini.id — Nakhoda MV SM LUMINA, Park Jong Ik (63), dilaporkan mengalami kondisi depresi dan membutuhkan evakuasi medis saat kapal berada di perairan Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah, Jum’at, 2 Oktober 2026.
Tim SAR gabungan yang berhasil mengevakuasi korban, kemudian dibawa Tim SAR gabungan ke RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Pada pukul 15.56 WITA, tim SAR gabungan telah menyelesaikan proses evakuasi korban dalam keadaan selamat dan aman,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, dalam keterangan resminya, Jum’at malam.
Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima informasi dari Irma selaku agen kapal pada pukul 09.17 WITA terkait kebutuhan evakuasi medis terhadap nakhoda MV SM LUMINA.
Saat itu, MV SM LUMINA sedang berlayar dari China menuju Molawe, Kendari. Nakhoda kapal, Park Jong Ik, laki-laki berusia 63 tahun, dilaporkan mengalami kondisi depresi dan membutuhkan evakuasi segera saat kapal berada di perairan Balut.
Tim SAR gabungan kemudian melaksanakan evakuasi pada pukul 15.00 WITA. Park Jong Ik dievakuasi dari MV SM LUMINA menuju KN SAR Bhisma.
Setelah proses evakuasi selesai, KN SAR Bhisma bergerak menuju Pelabuhan Lalong, Luwuk. Kapal tersebut, tiba di Pelabuhan Lalong pada pukul 21.55 WITA dalam keadaan aman.
Dengan telah dievakuasinya korban, pada pukul 22.15 WITA operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Operasi tersebut, melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, KKP Luwuk, Imigrasi Luwuk, Pos AL Luwuk dan Polairud.
Dalam operasi, tim menggunakan KN SAR Bhisma, Rescue Car, peralatan navigasi, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, peralatan SAR medis dan peralatan SAR evakuasi.
“Jumlah korban dalam operasi tersebut satu orang, yakni Park Jong Ik, laki-laki berusia 63 tahun,” pungkas Rizal.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana














