the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Kendala Pertanian Dikhawatirkan Pengaruhi Produktifitas Padi di Parimo

the OPINIbythe OPINI
25 Desember 2021
in Daerah, Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
25 Desember 2021
in Daerah, Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
DPRD Parimo Tindaklanjuti Salinan Putusan MA atas Status Kader PDIP

Ketua Badan Kehormatan DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, H. Suardi. (Foto : Arif Budiman)

Baca Juga

Diduga Bobol ATM Korban hingga Rp73 Juta, Pria Asal Parimo Ditangkap di Poso

Wagub Reny Harap Berani Cup Salumpaga Lahirkan Pesepak Bola Berprestasi

Empat Tersangka Kasus Narkotika di Bunta Diserahkan ke Kejaksaan

PARIMO, theopini.id – DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah khawatir kendala pertanian, seperti pembatasan pupuk hingga kerusakan Sarana dan Prasarana, mempengaruhi hasil produktifitas padi di wilayah setempat.

“Saat ini, memang tidak bisa dikatakan kalau Kabupaten Parimo, tidak lagi surplus. Sebab, masih banyak pemasok beras dari luar daerah seperti Palu, dan Manado datang membeli beras ke Parimo,” ungkap Anggota DPRD Parimo, H. Suardi saat ditemui di Parigi, Jumat 24 Desember 2021.

Dia mengatakan, dari amatannya saat ini petani sangat kesulitan mengelola sawahnya, akibat kebijakan pembatasan pembatasan pupuk bersubsidi oleh pemerintah pusat.

Kemungkinan kata dia, alasan itu yang mengakibatkan banyak lahan di beberapa wilayah Parimo dialih fungsikan petani dari tanaman padi ke jagung, hingga nilam.

“Kalau sebelumnya petani bisa gunakan 200 kilogram pupuk, sekarang berkurang. Memang bisa menunggu pupuk lain, namun biaya menjadi pertimbangan para petani,” kata dia.

Dia menyebut, petani memilih mengalihfungsi tanaman jagung dan nilam, karena tidak membutuhkan perawatan dengan biaya besar, seperti pupuk untuk padi. Sehingga, kondisi tersebut berdampak pada hasil produksi padi sebagai tanaman unggulan Kabupaten Parimo.

Selain itu kata dia, sarana dan prasarana pendukung lainnya juga harus menjadi perhatian pemerintah. Saat ini, banyak ditemui irigasi, yang tidak lagi berfungsi mengaliri air hingga ke persawahan.

Kewenangan pembiayaan perawatan irigasi tersebut, juga menjadi salah satu kendala. Misalnya, daerah irigasi di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan dan Sausu Kecamatan Sausu.

“Selama pandemi Covid-19 hampir tidak ada lagi biaya operasional dan perawatan, karena irigasi itu menjadi kewenangan APBD Provinsi Sulawesi Tengah. Ketika ada kerusakan, daerah tidak mampu menanganinya,” ujarnya.

Kondisi tersebut, pada akhirnya membuat jaminan pelayanan terhadap pertanian di Kabupaten Parimo, terkendala. Harusnya, solusi permasalahan kewenangan ini harus segera diatasi oleh pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Di irigasi Dolago kemarin, saya bersama masyarakat melakukan pengerukan sendiri, karena kalau tidak diatasi jadwal tanam akan tertunda,” pungkasnya.

Dia menyarankan, salah satu langkah cepat yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan tidak melakukan penundaan pada kegiatan tanam. Semestinya setelah panen dilakukan, jadwal tanam padi harus segera dibuat. Sehingga, produktifitas padi di Parimo tetap dalam kondisi suplus.

Laporan : Novita Ramadhan

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Previous Post

Perubahan RPJMD Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Next Post

Nelayan di NTT Hilang Saat Melaut, Belum Ditemukan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Munafri Dorong Penguatan PAUD dan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Munafri Dorong Penguatan PAUD dan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

24 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Parimo, PJJ dan Perpanjangan Siaga Darurat Direkomendasikan

Kabut Asap Selimuti Parimo, PJJ dan Perpanjangan Siaga Darurat Direkomendasikan

24 Oktober 2026
Monev KIP 2026, KI Gorontalo Dorong OPD Tingkatkan Layanan Informasi

Monev KIP 2026, KI Gorontalo Dorong OPD Tingkatkan Layanan Informasi

24 Oktober 2026
Anwar Hafid Minta Pengusaha di Morut Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

Anwar Hafid Minta Pengusaha di Morut Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

23 Oktober 2026
Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

23 Oktober 2026
Anwar Hafid Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Morut

Anwar Hafid Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Warga Morut

23 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Diduga Bobol ATM Korban hingga Rp73 Juta, Pria Asal Parimo Ditangkap di Poso

Diduga Bobol ATM Korban hingga Rp73 Juta, Pria Asal Parimo Ditangkap di Poso

24 Oktober 2026
Wagub Reny Harap Berani Cup Salumpaga Lahirkan Pesepak Bola Berprestasi

Wagub Reny Harap Berani Cup Salumpaga Lahirkan Pesepak Bola Berprestasi

24 Oktober 2026
Empat Tersangka Kasus Narkotika di Bunta Diserahkan ke Kejaksaan

Empat Tersangka Kasus Narkotika di Bunta Diserahkan ke Kejaksaan

24 Oktober 2026
Wagub Sulteng Minta Pemetaan Kebutuhan Dokter Spesialis di Buol

Wagub Sulteng Minta Pemetaan Kebutuhan Dokter Spesialis di Buol

24 Oktober 2026
Munafri Dorong Penguatan PAUD dan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Munafri Dorong Penguatan PAUD dan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

24 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Anwar Hafid Bentuk Satgas Terpadu, Sisir Potensi Pajak Industri Morowali

Anwar Hafid Bentuk Satgas Terpadu, Sisir Potensi Pajak Industri Morowali

22 Oktober 2026
Terduga TB di Parimo Capai 6.231 Orang, Pemeriksaan Digenjot hingga Akhir Tahun

Terduga TB di Parimo Capai 6.231 Orang, Pemeriksaan Digenjot hingga Akhir Tahun

24 Oktober 2026
Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 6 km BaratLaut LEBONG-BENGKULU

22 Oktober 2026
Pemda Parimo Perkuat Sinergi Empat OPD Tekan Kematian Ibu dan Anak

Pemda Parimo Perkuat Sinergi Empat OPD Tekan Kematian Ibu dan Anak

19 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d