SIGI, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengelar bhakti sosial pembagian paket pangan bergizi untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) beresiko maupun dinyatakan Stunting di Desa Rahmat dan Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Kamis, 15 Agustus 2024.
Kegiatan ini, diinisiasi panitia Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79, yang diketuai Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Hasbiah N. Zaenong.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah, Pemda Parimo Salurkan 10 Ton Beras
“Bhakti Sosial ini, merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial,” ungkap Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fahruddin D Yambas, membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tengah.
Ia mengatakan, semangat kemerdekaan mengingatkan akan pentingnya gotong royong, dan saling membantu sesama.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Sosial, seluruh panitia dan relawan yang telah bekerja keras, untuk mensukseskan kegiatan ini.
Fahruddin mengajak seluruh masyarakat, agar berpartisipasi dalam kegiatan sosial serta menjadikan momen peringatan kemerdekaan ini, sebagai momentum untuk berkontribusi lebih bagi daerah dan bangsa.
“Mari tingkatkan solidaritas, dan kepedulian kita terhadap sesama untuk membangun Sulawesi Tengah yang lebih baik”, imbuhnya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah, Sitti Hasbiah N. Zaenong mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 400.14.1.1/284/Ro.Adpim.G.ST/2024, tertanggal 12 Juli 2024, tentang Tim Penyelenggara Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI ke- 79 tingkat provinsi.
Baca Juga: BRI Parigi Santuni Anak Yatim dan Bagikan Paket Sembako ke Guru Mengaji
Tujuannya, untuk meningkatkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menurunkan angka kemiskinan, melalui upaya penurunan Stunting.
“Sebanyak 235 paket pangan bergizi, berupa beras 10 kg, telur 60 butir, susu diamond 2 liter, kacang hijau 2 kg yang diberikan per KPM. Kemudian, 200 liter minyak goreng dan 400 paket snack bergizi untuk anak-anak,” pungkasnya.















