BANGGAI, theopini.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Banggai, Sulawesi Tengah, Hj Syamsuarni Amirudin mengatakan, dukungan Pemerintah Desa (Pemdes) terhadap program pembinaan PKK sangat dibutuhkan.
“TP PKK merupakan mitra strategis bagi pemerintah karena jangkauannya yang tersebar hingga ke pelosok desa/kelurahan,” kata Syamsuarni, saat menjadi narasumber pada acara Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa bagi Kepala Desa, di Luwuk Selatan, Selasa, 3 September 2024.
Baca Juga: TP-PKK Kota Makassar Komitmen Dorong Kesejahteraan Keluarga
Ia mengatakan, TP PKK bersama kader-kader yang dibentuk Pemdes melakukan pendampingan yang terkait dengan program PKK yang ada di desa.
Program pemberdayaan yang mencakup bidang pendidikan, ekonomi, sosial, ketahanan pangan, dan kesehatan terangkum dalam 10 program pokok PKK.
Syamsuarni berharap Pemdes dapat mendukung program pembinaan PKK melalui dana desa.
“Dukungan anggaran untuk pembinaan PKK telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa,” kata dia.
Di internal lembaga, TP PKK Banggai telah melakukan berbagi pembinaan yang meliputi penyuluhan, pelatihan, bimbingan teknis, serta pendampingan di tingkat kecamatan hingga kelompok Dasa Wisma.
TP PKK juga berkolaborasi dengan dinas terkait, dalam menangani masalah Stunting di Kabupaten Banggai.
“Salah satunya, melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai asupan gizi bayi,” bebernya.
Ia menambahkan, TP PKK juga menyalurkan bantuan bagi keluarga berisiko Stunting serta melakukan kunjungan ke Posyandu.
Baca Juga: Hadiri Peringatan HKG PKK, Wabup Banggai Tekankan Kesetaraan Gender
Dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa, para kepala desa juga dibekali materi seputar pengelolaan dana desa.
Di antaranya, aspek perpajakan atas belanja desa, peran Kejaksaan dalam pencegahan serta penanganan tindak pidana korupsi dana desa, sinkronisasi perencanaan daerah dan desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.







Komentar