Pj Bupati Parimo: Pelayanan Kesehatan Harus Beradaptasi dengan Teknologi Digital

PARIMO, theopini.idPj Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo mengatakan, penyelenggara pelayanan publik di bidang kesehatan, harus beradaptasi dengan teknologi digital saat ini.

Hal itu, menurutnya, untuk memperkuat ketepatan dan keakuratan data pendapatan dari hasil pelayanan di masyarakat, agar menjadi lebih baik.

Baca Juga: Hadiri Rakornas P2DD, Pj Sekda Makassar Komitmen Majukan Digitalisasi Transaksi Pemda

“Dalam mendukung tata kelola keuangan, keuangan inklusif dan perekonomian daerah, diperlukan percepatan serta perluasan digitalisasi,” ungkap Pj Bupati Richard Arnaldo, saat menghadiri sosialisasi penerapan penyetoran pendapatan via digital, di Parigi, Selasa, 24 September 2024.

Ia mengatakan, percepatan serta perluasan digitalisasi dapat dilakukan melalui elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Tujuannya, agar kegiatan transaksi belanja dan pendapatan daerah, serta pembayaran di masyarakat secara non tunai yang berbasis digital.

Selain itu, percepatan dan perluasan digitalisasi perlu dilaksanakan, untuk peningkatan efisiensi dan efektifitas layanan publik.

“Tentunya, sebagai upaya untuk mendukung transparansi dalam pemerintahan, guna mengoptimalkan pendapatan daerah dan kesehatan fiskal,” terangnya.

Kemudian, kata dia, pelayanan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini, dilakukan semata-mata untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas serta terpercaya.

Sehingga, dapat memangkas biaya dan waktu, membasmi korupsi pelayanan, serta mewujudkan proses kerja yang efisien dan efektif.

Olehnya, ia meminta sistem penyetoran pendapatan via digital ini, segera dijalankan serta di implementasikan setiap Puskesmas, agar dapat menjadi lompatan besar bagi pemerintah daerah, dalam mewujudkan e-government berbasis teknologi.

Baca Juga: Kemendagri Minta Pemdes Tak Ragu Kembangkan Teknologi Digital

“Selain itu, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, yang kesemuanya akan bermuara pada pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Pj Bupati Parimo pun berharap agar transaksi non tunai bisa terus dikembangkan dan diterapkan disetiap perangkat daerah, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Komentar