BANGGAI, theopini.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Banggai, Sulawesi Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), di Luwuk Selatan, Senin, 23 September 2024.
Bimtek Penerapan Aplikasi SRIKANDI yang berlangsung selama dua hari, 23-24 September 2024 ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili.
Baca Juga: Sekda Parimo Pimpin Rakor Persiapan Launching Aplikasi SRIKANDI
“Penerapan aplikasi SRIKANDI merupakan bagian yang integral dari pelayanan sistem pemerintahan berbasis elektronik,” ujar Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, dalam sambutannya.
Ia berharap kegiatan ini, dapat membangun sumber daya aparatur dalam mendukung reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel dan pelayanan publik yang semakin cepat.
Aplikasi SRIKANDI adalah hasil kolaborasi dari empat kementerian, yakni KemenPAN-RB, Kementerian Kominfo, Badan Siber dan Sandi Negara, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Sementara itu, Kepala Dispusaka Banggai, Benyamin Pongdatu mengatakan, penerapan aplikasi SRIKANDI merupakan salah satu upaya pemerintah daerah, untuk meningkatkan nilai indeks Reformasi Birokrasi (RB).
“Salah satu poin penilaian RB adalah nilai kearsipan daerah. Sehingga pada 2025 nanti, kami berharap semua sudah menerapkan sistem kearsipan ini baik itu di dinas, pemerintah kecamatan, maupun kelurahan,” ujarnya.
Fitur-fitur yang tersedia di aplikasi SRIKANDI, kata Benyamin, membuat pekerjaan yang berkaitan dengan korespondensi (persuratan), menjadi lebih efektif dan efisien.
“Penandatanganannya juga tidak lagi secara konvensional, tetapi menggunakan tanda tangan elektronik,” kata dia.
Baca Juga: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Parimo Dampingi Penerapan SRIKANDI
Kegiatan Bimtek ini, diikuti 150 peserta yang merupakan admin di sejumlah pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Adapun materi Bimtek Penerapan Aplikasi Srikandi disampaikan oleh Dwinda Meigita Norca Gadmani dan Hj Satriani. Keduanya merupakan ANRI.







Komentar