SAMARINDA, theopini.id – Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur, H Andi Harun menerima kunjungan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), yang membahas kerja sama bidang pendidikan, Rabu sore, 18 Desember 2024.
“Terima kasih atas kunjungan Kedubes AS. Tentu ini sebagai bentuk kehormatan besar bagi saya secara personal dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda,” ungkap Wali Kota Andi Harun.
Baca Juga: Bertemu Wamenag, Dubes Pakistan Ingin Bangun Kerja Sama Moderasi Beragama
Ia menyebut, Kota Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur dengan populasi 837 ribu jiwa, dan luas wilayah 718 hektare.
Sebagai zona penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), kata dia, Kota Samarinda menjadi pusat jasa, perdagangan, dan akan menjadi pusat industri.
“Samarinda memiliki peluang investasi dan kerja sama yang lebih menjanjikan dibanding kota lain,” ucapnya.
Saat ini, Kota Samarinda sedang menghadapi tantangan besar, termasuk perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan peningkatan SDM.
“Namun. kami optimis dapat mengatasi ini dengan visi pembangunan yang terintegrasi,” tuturnya.
Ia mengatakan, Pemkot Samarinda berencana pembangunan sekolah bertaraf Internasional. Proyek ini, ditarget rampung pada Juni 2025, dengan kurikulum bilingual (Indonesia dan Inggris) yang menggabungkan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Cambridge.
Sekolah ini, dirancang untuk mendukung siswa di jenjang SD, SMP, dan SMA dengan jumlah siswa terbatas 25 orang per kelas, guna memastikan kualitas pendidikan yang optimal.
Pada 2026, Pemkot Samarinda akan membangun lagi model sekolah/kampus mengikuti desain modern dan kemungkinan akan menjadi sekolah termewah di Indonesia.
“Kami ingin Samarinda memiliki sekolah negeri terbaik di Indonesia, lengkap dengan fasilitas modern dan ramah lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Delegasi Kedubes Amerika Serikat diwakili Minister Counselor for Public Diplomacy Jason P Rebholz menyambut baik potensi kerja sama ini.
“Kami senang mendengar visi besar Samarinda dan siap membantu, baik melalui program pertukaran pelajar, pelatihan guru, maupun pengembangan sistem pendidikan berstandar internasional,” ungkapnya.
Baca Juga: Dubes Lutfi Bahas Peluang Kerja Sama Dagang Indonesia Mesir di Sulteng
Ia mengaku baru pertama kalinya berkunjung ke Kota Samarinda. Rencananya, pihaknya akan pembukaan pusat pendidikan Amerika Serikat, sebagai bagian dari upaya memfasilitasi akses pendidikan luar negeri.
“Kami berkomitmen untuk mendukung visi Samarinda menjadi kota yang maju, terutama dalam pengembangan SDM,” tukasnya.







Komentar