PARIMO, theopini.id – Program unggulan 100 hari kerja bertajuk Seragam Sekolah Gratis untuk Sejuta Mimpi Anak Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah resmi dilauching di Parigi, Kamis, 24 Juli 2025.
Program ini, merupakan bentuk nyata komitmen Bupati H Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid, dalam memprioritaskan sektor pendidikan selama masa kepemimpinan mereka lima tahun ke depan.
Baca Juga: Rp3,8 Miliar Digelontorkan, Seragam Sekolah Gratis Mulai Didistribusikan Pekan Depan
Plt Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti, menyampaikan bahwa program ini lahir dari niat tulus pimpinan daerah untuk menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Program ini bukan sekadar bagi-bagi pakaian, tetapi wujud keberpihakan terhadap pendidikan, sekaligus upaya meringankan beban orang tua, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru bagi siswa SD dan SMP,” ujarnya.
Ia menambahkan, dasar hukum pelaksanaan program ini mengacu pada:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
3. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Launching program dilaksanakan serentak di 23 kecamatan. Untuk Kecamatan Parigi, kegiatan dipusatkan di Auditorium Kantor Bupati Parimo, yang juga menjadi lokasi penyematan simbolis seragam oleh Bupati H Erwin Burase.
Sementara 22 kecamatan lainnya, mengikuti acara secara virtual, dengan penyematan simbolis oleh masing-masing camat dan unsur Forkopimcam.
Total peserta yang hadir secara langsung di auditorium berjumlah 600 orang, sedangkan peserta virtual mencapai 3.458 orang.
Jumlah penerima manfaat program ini, sebanyak 15.440 siswa, terdiri dari murid baru jenjang SD dan SMP berdasarkan data Dapodik tahun ajaran 2025/2026.
Satu paket seragam terdiri dari kemeja putih dan celana/rok merah untuk SD, biru untuk SMP, lengkap dengan topi dan dasi.
Pada launching hari ini, sebanyak 3.000 pasang seragam telah dibagikan di 23 kecamatan. Sisanya, sebanyak 12.440 pasang seragam lainnya sedang dalam proses pengiriman melalui jalur laut dan ditargetkan selesai sebelum pertengahan Agustus 2025 atau masih dalam masa 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati.
Program ini, dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Disdikbud Parimo, dengan total anggaran sebesar Rp3,8 miliar.
“Atas nama keluarga besar Disdikbud, para guru, tenaga kependidikan, siswa, dan seluruh masyarakat Parimo, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati,” ucapnya.
Baca Juga: Pasangan Erwin-Sahid Janjikan Seragam Sekolah Gratis Jika Terpilih di Pilkada Parimo
Seragam sekolah gratis ini, lanjutnya, adalah simbol semangat baru bagi siswa untuk terus belajar dan berprestasi.
“Terima kasih juga kepada Sekda, Kepala Bappeda, BPKAD, dan Diskominfo yang telah bersinergi dalam mendukung program pendidikan ini,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News













