PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah akan mulai mendistribusikan 15.440 pasang seragam sekolah gratis pekan depan.
Program yang menelan anggaran Rp3,8 miliar lebih itu, ditargetkan rampung sebelum masa 100 hari kerja Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Sahid berakhir.
Baca Juga: Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Sukses Launching Seragam Sekolah Gratis
“Distribusi akan dimulai saat launching pekan depan dan dipastikan selesai paling lambat akhir Agustus 2025. Tidak akan lewat September 2025,” kata Kepala Bidang Manajemen SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Ibrahim di Parigi, Selasa, 16 Juli 2025.
Peluncuran program ini, akan digelar di Auditorium Kantor Bupati Parimo dan disiarkan secara virtual ke 22 kecamatan lainnya.
Setiap kecamatan direncanakan mengirim 60 siswa beserta orang tua sebagai perwakilan penerima, sehingga total peserta kegiatan diperkirakan mencapai 3.000 orang.
“Untuk tahap pertama, kita distribusikan 3.000 pasang seragam, sisanya 12.440 menyusul secara bertahap,” ujar Ibrahim.
Seragam gratis tersebut, diperuntukkan bagi siswa baru jenjang SD dan SMP, yakni 8.809 siswa dari TK/PAUD yang masuk SD, serta 7.351 siswa dari SD ke SMP.
Seluruh data penerima merujuk pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tahun ajaran 2024–2025, yang mencakup 425 SD dan 115 SMP di Kabupaten Parimo.
“Jumlah totalnya 15.440 pasang, dan itu mencakup seragam lengkap topi, dasi, baju, celana untuk siswa laki-laki, serta rok untuk siswa perempuan,” jelasnya.
Rincian anggaran, mencatat biaya sebesar Rp250 ribu per pasang seragam, dengan sistem pengadaan melalui belanja e-katalog.
Program ini, merupakan salah satu janji prioritas Erwin-Sahid dalam rangka pemerataan akses pendidikan dan pengurangan beban biaya sekolah bagi keluarga.
Baca Juga: Disdik Parimo Akan Bagikan 15.000 Lebih Seragam Sekolah Gratis
“Ini bentuk perhatian langsung pemerintah daerah terhadap peserta didik baru. Tidak semua orang tua mampu beli seragam di awal tahun ajaran,” pungkasnya.
Distribusi seragam akan dilakukan secara bertahap dan dipantau langsung oleh Disdikbud Parimo untuk memastikan ketepatan sasaran dan kualitas barang yang diterima siswa.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar