JAKARTA, theopini.id – Minimnya akses jaringan telekomunikasi di wilayah pegunungan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dinilai menghambat promosi pariwisata daerah serta layanan publik berbasis digital.
“Wilayah pegunungan kami masih mengalami kesulitan akses jaringan. Padahal di sana ada potensi wisata dan kebutuhan layanan publik yang tinggi,” ujar Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dalam pertemuan yang diterima oleh Plt Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi RI, Darien Aldino di Jakarta, Rabu, 23 Juli 2025.
Baca Juga: Radio Camp Jadi Wadah Komunikasi Kebencanaan dan Promosi Wisata di Sigi
Ia menjelaskan, Kabupaten Sigi terdiri dari 16 kecamatan yang terbagi rata antara daerah pegunungan dan wilayah lembah.
Meski beberapa wilayah sudah terjangkau layanan BAKTI, sebagian besar daerah pegunungan tetap berada dalam kondisi blank spot.
Ia menyoroti contoh nyata dampak keterbatasan jaringan saat pelaksanaan Festival Danau Lindu, salah satu agenda tahunan unggulan Sigi di sektor pariwisata.
Menurutnya, pengunjung maupun panitia menghadapi kesulitan akses komunikasi selama kegiatan berlangsung.
“Selama Festival Danau Lindu, kami terpaksa menggunakan voucher Starlink hanya untuk mendapatkan koneksi internet. Ini menjadi tantangan besar bagi upaya promosi wisata maupun dokumentasi kegiatan,” jelas Rizal.
Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya pemerataan infrastruktur digital untuk mendukung pelayanan publik yang lebih efisien, termasuk pendidikan, kesehatan, hingga tanggap darurat bencana.
“Kami berharap kerja sama dengan BAKTI tidak hanya dilanjutkan, tetapi juga diprioritaskan untuk wilayah-wilayah terpencil di pegunungan Sigi yang sangat bergantung pada digitalisasi layanan,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Plt Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi RI, Darien Aldino, menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung penguatan jaringan di wilayah-wilayah tertinggal.
Baca Juga: Trail Adventure Jelajah Alam Parigi Jadi Sarana Promosi Wisata
“BAKTI akan terus berupaya mewujudkan akses digital yang adil bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah pegunungan Sigi yang masih tertinggal secara infrastruktur,” ujar Darien.
Pertemuan ini, menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Pemda Sigi dan Komdigi RI demi memastikan bahwa kemajuan teknologi informasi bisa dinikmati merata hingga pelosok.
Baca berita lainnya di Google News













