Operasi Ketupat Tinombala 2026 Dimulai, Personel Diminta Humanis Namun Tegas

PALU, theopini.id Personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026, diingatkan untuk mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat selama pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Sulawesi Tengah.

“Laksanakan tugas dengan ikhlas, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tetap kedepankan sikap humanis, namun tetap tegas terhadap pelaku tindak kriminal,” tegas Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Agung Tri Widiantoro saat memimpin apel perdana Satuan Tugas (Satgas) Operasi Ketupat Tinombala 2026 yang digelar di Alun-alun Wali Kota Palu, Jum’at, 13 Maret 2026.

Apel tersebut, menjadi langkah awal kesiapan personel dalam menghadapi pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam kegiatan itu, sebanyak tujuh satuan tugas yang tergabung dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026 turut hadir, yakni Satgas I Preemtif, Satgas II Preventif, Satgas III Kamseltibcarlantas, Satgas IV Gakkum, Satgas V Tindak, Satgas VI Humas, dan Satgas VII Banops.

Agung yang juga bertindak sebagai Kasatgasopsda Operasi Ketupat Tinombala 2026 menegaskan, operasi tersebut merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

“Operasi Ketupat Tinombala 2026 tidak hanya berfokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta menjaga harkamtibmas selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujarnya.

Melalui apel perdana tersebut, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Sehingga pelaksanaan operasi berjalan optimal serta mampu memberikan rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri di wilayah Sulawesi Tengah.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar