Dorong Implementasi SAKIP, Wali Kota Makassar Minta OPD Konsisten

MAKASSAR, theopini.id Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan, implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bukan sekadar menjadi rutinitas administratif.

“Ini bukan sekadar teori, tetapi bagaimana sistem governance itu tercermin dari cara kita menjalankan pemerintahan,” ujar Munafri saat kegiatan implementasi SAKIP di Kota Makassar, Selasa, 14 April 2026.

Ia menekankan, SAKIP merupakan instrumen penting yang mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan setiap program benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan SAKIP tidak hanya bergantung pada sistem yang dibangun, tetapi juga komitmen seluruh OPD dalam menjalankannya.

BACA JUGA:  Pemprov Sulteng Implementasi Pengelolaan Keuangan Melalui SIPD

“Sebagus apa pun sistem yang kita miliki, jika tidak disertai dengan komitmen untuk menjalankannya, maka tidak akan memberikan dampak yang baik terhadap tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Munafri menyebutkan, ada dua hal utama yang menjadi kunci, yakni sistem yang tepat dan komitmen kuat dalam implementasi. Bahkan, ia menegaskan, pelaksanaan SAKIP bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban bagi seluruh OPD.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh kepala OPD bertanggung jawab penuh terhadap kualitas perencanaan hingga capaian kinerja di masing-masing unit kerja.

“Setiap program harus memiliki arah yang jelas dan terukur. Tidak boleh ada kegiatan yang tidak memiliki dampak terhadap pencapaian target pembangunan daerah,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Pemkot Makassar Terima Penghargaan Terbaik GM-DTGI 2024

Selain itu, ia juga mengingatkan, pentingnya menjaga kesinambungan sistem birokrasi, meskipun terjadi pergantian pejabat.

“Boleh orangnya berganti, tetapi sistem harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan. Ini adalah proses berkelanjutan yang harus memberikan dampak nyata,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong penguatan koordinasi antar perangkat daerah, termasuk dengan Bappeda, Inspektorat, dan Bagian Organisasi, guna memastikan implementasi SAKIP berjalan optimal.

Ia mengakui, dalam pelaksanaannya akan terdapat berbagai tantangan. Namun, seluruh jajaran diminta tetap disiplin dan serius dalam menjalankannya.

“Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan pemerintahan yang akuntabel dan berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar