the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Dinas Ketapang Parimo Temukan Bahan MBG Mengandung Pestisida

the OPINIbythe OPINI
15 Mei 2026
in Headline
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
15 Mei 2026
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Dinas Ketapang Parimo Dorong Menu MBG Lebih Variatif Lewat Lomba B2SA

Kepala Dinas Ketapang Parimo, Hj Sofiana Pandean. (Foto: Oppie)

Baca Juga

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Sebulan Lebih Diburu, Terduga Pelaku Curanmor Diciduk di Penginapan

PARIMO, theopini.id – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menemukan bahan pangan yang diduga mengandung pestisida melebihi ambang batas saat melakukan pengawasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Temuan itu, langsung ditindak dengan meminta bahan pangan dipisahkan dan dimusnahkan agar tidak dikonsumsi siswa.

“Kami pernah mendapati bahan pangan rempah cabai keriting yang terbaca tinggi pestisida, kami langsung minta pisahkan saat itu juga. Bahkan kami langsung minta taruh dalam tong untuk dimusnahkan,” ujar Kepala Dinas Ketapang Parimo, Hj Sofiana Pandean, Rabu 13 Mei 2026.

Menurut dia, pengawasan dilakukan secara berkala dengan mengambil sampel bahan pangan seperti sayur, buah, dan rempah di dapur SPPG untuk diuji menggunakan alat rapid test keamanan pangan.

“Kami memiliki alat untuk menguji keamanan pangan. Alat rapid sederhana tetapi hasilnya sudah bisa menunjukan bahan pangannya mengandung pestisida di atas ambang batas atau tidak,” katanya.

Ia menjelaskan, sampel bahan pangan dicampur dengan bahan penguji tertentu. Perubahan warna pada sampel menjadi indikator adanya kandungan pestisida yang tidak aman.

“Ada bahan yang digunakan untuk mencampur sampel yang diambil, jika berubah warnanya itu berarti pestisidanya melebihi ambang batas, bukan pangan aman,” ungkapnya.

Selain keamanan pangan, Dinas Ketapang Parimo juga menyoroti penggunaan bahan baku segar di dapur MBG. Pengelola SPPG diminta tidak menyimpan bahan pangan terlalu lama di kulkas maupun gudang.

“Berdasarkan Juknis mereka harus mengolah pangan yang segar, beli hari ini dipakai hari ini. Kalau kami menemukan bahan baku yang tersisa di kulkas atau di gudang, kami minta jangan dimasak,” tegas Sofiana.

Dinas Ketapang Parimo juga mendorong pengelola SPPG membeli bahan pangan dari wilayah sekitar, agar program MBG memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Kami cari tahu ternyata kebanyakan SPPG belanja di Pasar Palu, sehingga kami imbau agar membeli bahan pangan yang ada di sekitar agar masyarakat juga merasakan dampak ekonominya,” tandasnya.

Sofiana berharap pengawasan rutin yang dilakukan pihaknya dapat memastikan makanan yang disajikan kepada pelajar benar-benar aman dan sehat untuk dikonsumsi.

“Harapannya dengan adanya pengawasan ini, SPPG berhati-hati membeli atau memilih bahan pangan di pasar, sehingga aman untuk dikonsumsi anak-anak,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DinasKetapangParimo#parigimoutong#PemdaParimo#ProgramMBG#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Anwar Hafid Siap Libatkan Buruh dan Mahasiswa Awasi Persoalan Ketenagakerjaan

Next Post

Anwar Hafid: Rumah Ibadah Harus Jadi Pusat Pembinaan Moral Masyarakat

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

7 Oktober 2026
Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

6 Oktober 2026
Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

6 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

5 Oktober 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

7 Oktober 2026
Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026
Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

7 Oktober 2026
Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

7 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 6.1 M Guncang 14 km BaratDaya KODI-SUMBABARATDAYA-NTT

4 Oktober 2026
BPBD Parimo Dapat Dukungan Tangki Air, Ekskavator dan Geobag untuk Tangani Bencana

BPBD Parimo Dapat Dukungan Tangki Air, Ekskavator dan Geobag untuk Tangani Bencana

2 Oktober 2026
Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 9 km Tenggara LOMBOKBARAT-NTB

7 Oktober 2026
Pemprov Sulteng Dorong Legalitas Pertambangan Rakyat, Adiman: Supaya Bisa Diawasi

Pemprov Sulteng Dorong Legalitas Pertambangan Rakyat, Adiman: Supaya Bisa Diawasi

3 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d