PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah memastikan seluruh persiapan penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou, Republik Rakyat Tiongkok, telah memasuki tahap akhir.
Rute internasional tersebut, dijadwalkan mulai beroperasi pada Kamis, 6 Agustus 2026 melalui Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, H Rudi Dewanto menegaskan, hasil koordinasi dengan pihak bandara dan maskapai menunjukkan kesiapan operasional penerbangan internasional secara umum telah terpenuhi.
“Penerbangan internasional perdana ini merupakan momentum bersejarah bagi Sulawesi Tengah. Karena itu, seluruh perangkat pendukung harus benar-benar siap sehingga operasional perdana dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang. Hasil koordinasi hari ini menunjukkan bahwa secara umum seluruh kesiapan telah terpenuhi, dengan beberapa penyelesaian akhir yang terus dikebut,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran operasional, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, telah melakukan koordinasi dengan manajemen Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu dan perwakilan Maskapai Garuda Air pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Penerbangan perdana dari Palu menuju Guangzhou dijadwalkan melakukan proses boarding pada Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 20.20 WITA.
Sementara penerbangan internasional perdana dari Guangzhou menuju Palu dijadwalkan tiba pada Jum’at, 7 Agustus 2026, pukul 06.50 WITA.
Berdasarkan hasil koordinasi, Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu dinyatakan siap melayani penerbangan internasional.
Kesiapan tersebut, meliputi sumber daya manusia, fasilitas pelayanan, sarana dan prasarana pendukung, hingga sistem teknologi dan komputerisasi operasional. Saat ini, hanya tersisa sejumlah pekerjaan pada tahap finalisasi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menilai dibukanya rute Palu–Guangzhou akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas daerah dengan pasar internasional.
“Rute ini tidak hanya membuka akses transportasi internasional yang lebih luas, tetapi juga menjadi peluang besar untuk meningkatkan perdagangan, investasi, pariwisata, serta memperluas akses ekspor komoditas unggulan Sulawesi Tengah. Pemerintah Provinsi akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat ekonomi dari penerbangan internasional ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tambah Rudi.
Pemerintah Provinsi optimistis pengoperasian rute internasional Palu–Guangzhou akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan transportasi udara, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu gerbang ekonomi Indonesia bagian timur menuju kawasan Asia.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira















