the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Ketua TP-PKK Parimo Optimistis Ecoprint Jadi Peluang Usaha Baru

Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
5 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Novita RamadhanbyNovita Ramadhan
5 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Ketua TP-PKK Parimo Optimistis Ecoprint Jadi Peluang Usaha Baru

Pelatihan Kewirausahaan Hijau Ecoprint yang diselenggarakan Pokja III TP-PKK Kabupaten Parimo di Gedung PNF Songulara SKB, Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini, dihadiri Ketua TP-PKK Parimo, Hj Hestiwati Nanga. (Foto: Aldi)

Baca Juga

Bantuan Kakao Rp111,8 Miliar Masuk Parimo, Peremajaan Sasar 6.550 Hektare

Buku Daur Hidup Masyarakat Parimo Dokumentasikan Tradisi Empat Suku

Gugatan PTUN Dicabut, Bupati Erwin Akhirnya Lantik Sunarti Sebagai Kepala Disdikbud Parimo

PARIMO, theopini.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Hj Hestiwati Nanga, optimistis keterampilan membuat Ecoprint dapat menjadi peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Menurutnya, produk berbasis pewarna alami itu memiliki nilai ekonomi tinggi, apabila dikembangkan secara serius dan dipadukan dengan kekayaan budaya lokal Kabupaten Parimo.

“Saya yakin Ecoprint ini kalau betul-betul ditekuni akan menjanjikan dari segi pendapatan. Saya sendiri kewalahan menerima pesanan kain Bomba Saga,” kata Hestiwati, saat membuka secara resmi Pelatihan Kewirausahaan Hijau Ecoprint yang diselenggarakan Pokja III TP-PKK Kabupaten Parimo di Gedung PNF Songulara SKB, Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia mengatakan, pelatihan tersebut tidak sekadar memberikan keterampilan baru kepada kader PKK, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan produk unggulan yang memiliki nilai jual, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Menurut Hestiwati, sejak awal dirinya telah meminta seluruh ketua bidang, maupun ketua kelompok kerja (Pokja) agar setiap kegiatan TP-PKK dirancang menjadi program unggulan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Pokja III. Jangan sampai kegiatan hanya selesai pada pelaksanaannya, tetapi harus memiliki output yang jelas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan Ecoprint di Kabupaten Parimo sebaiknya tidak hanya mengikuti motif yang sudah umum digunakan, melainkan memanfaatkan kekayaan hayati dan budaya lokal sebagai identitas produk.

Hestiwati mencontohkan Sambulugana atau Saga, yang menjadi salah satu motif khas Kabupaten Parimo. Motif tersebut, terinspirasi dari unsur daun pinang, daun sirih, dan tembakau yang memiliki nilai filosofi dalam kehidupan masyarakat setempat.

“Selama ini, Ecoprint lebih banyak menggunakan motif bunga. Padahal kita memiliki ciri khas sendiri, yakni Sambulugana. Saya berharap narasumber juga memperkenalkan kekhasan itu, agar produk Ecoprint kita memiliki identitas yang berbeda,” tuturnya.

Ia menilai, perpaduan antara teknik Ecoprint dengan motif khas daerah akan menjadi daya tarik tersendiri di pasar, sekaligus memperluas peluang usaha bagi kader PKK maupun pelaku UMKM.

Selain mengembangkan keterampilan, Hestiwati juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program.

Menurutnya, setiap kegiatan yang dibiayai melalui dana hibah harus menghasilkan manfaat yang dapat diukur, sehingga layak untuk terus dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Kalau nanti program ini kita lanjutkan, tentu yang pertama kita lihat adalah hasilnya. Apakah ada manfaatnya, apakah benar bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Saya yakin peluang itu ada kalau ditekuni dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, TP-PKK Parimo berharap kader PKK tidak hanya mampu menghasilkan produk Ecoprint yang bernilai ekonomi, tetapi juga ikut melestarikan identitas budaya daerah melalui pengembangan kain khas Bomba Saga sebagai produk unggulan Kabupaten Parimo.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #HestiwatiNanga#parigimoutong#Sulteng#TP-PKKParimo
Previous Post

Lansia Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Olah TKP

Next Post

Rangkaian HUT Ke-81 RI Dimulai 6 Agustus, Bupati Banggai Minta Panitia Maksimalkan Persiapan

Novita Ramadhan

Novita Ramadhan

Related Posts

Gugatan PTUN Dicabut, Bupati Erwin Akhirnya Lantik Sunarti Sebagai Kepala Disdikbud Parimo

Gugatan PTUN Dicabut, Bupati Erwin Akhirnya Lantik Sunarti Sebagai Kepala Disdikbud Parimo

5 November 2026
Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

Cetak Sawah Belum Optimal, Pemda Parimo Siapkan Rotasi Komoditas dan Irigasi

4 November 2026
Bupati Erwin Turun Langsung Serap Aspirasi, Infrastruktur Mendesak Jadi Prioritas

Bupati Erwin Turun Langsung Serap Aspirasi, Infrastruktur Mendesak Jadi Prioritas

4 November 2026
Tari Dunia Nu Ngana, Merawat Budaya Kaili dan Mengangkat Hak Anak

Tari Dunia Nu Ngana, Merawat Budaya Kaili dan Mengangkat Hak Anak

4 November 2026
Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

Dua Pekerja PETI Tewas Tertimbun Longsor, YHKI Desak Penertiban Dongi-Dongi

3 November 2026
Buka UKW PWI Parimo, Erwin Burase Tekankan Profesionalisme dan Integritas Wartawan

Buka UKW PWI Parimo, Erwin Burase Tekankan Profesionalisme dan Integritas Wartawan

3 November 2026

ARTIKEL TERKINI

Bantuan Kakao Rp111,8 Miliar Masuk Parimo, Peremajaan Sasar 6.550 Hektare

Bantuan Kakao Rp111,8 Miliar Masuk Parimo, Peremajaan Sasar 6.550 Hektare

5 November 2026
Buku Daur Hidup Masyarakat Parimo Dokumentasikan Tradisi Empat Suku

Buku Daur Hidup Masyarakat Parimo Dokumentasikan Tradisi Empat Suku

5 November 2026
Gugatan PTUN Dicabut, Bupati Erwin Akhirnya Lantik Sunarti Sebagai Kepala Disdikbud Parimo

Gugatan PTUN Dicabut, Bupati Erwin Akhirnya Lantik Sunarti Sebagai Kepala Disdikbud Parimo

5 November 2026
Bupati Parimo Lantik dan Kukuhkan Pejabat Eselon II serta Fungsional, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik dan Kukuhkan Pejabat Eselon II serta Fungsional, Berikut Nama-namanya

5 November 2026
Kapolda Sulteng: Jaga Kamtibmas Bukan Hanya Tugas Polisi

Kapolda Sulteng: Jaga Kamtibmas Bukan Hanya Tugas Polisi

4 November 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 1 km BaratDaya TOMOHON-SULUT

2 November 2026
Kapolda Sulteng Ajak Pelaku Usaha Perkuat Pencegahan Karhutla

Kapolda Sulteng Ajak Pelaku Usaha Perkuat Pencegahan Karhutla

3 November 2026
Revitalisasi PAUD Parimo Meluas, 45 Lembaga Terima Program pada 2026

Revitalisasi PAUD Parimo Meluas, 45 Lembaga Terima Program pada 2026

31 Oktober 2026
Kapolda Sulteng dan Pengadilan Tinggi Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum

Kapolda Sulteng dan Pengadilan Tinggi Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum

2 November 2026
Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

Setelah 30 Tahun, Bupati Parimo Resmikan Gereja Jemaat Siloam Silutung

30 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d