the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

the OPINIbythe OPINI
31 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
31 Agustus 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Butuh Penanganan Cepat, Banjir di Kasimbar Berstatus Tanggap Darurat 14 Hari

Perbaikan pipa air bersih yang rusak akibat banjir dan longsor di Kecamatan Kasimbar, Senin, 31 Agustus 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

KPM PKH Parimo yang Sejahtera Dialihkan ke Program Pemberdayaan Ekonomi

Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

PARIMO, theopini.id – Banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, ditetapkan berstatus tanggap darurat selama 14 hari, terhitung sejak 29 Agustus 2026.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo, Rivai, mengatakan penetapan status tanggap darurat diperlukan agar penanganan dapat segera dilakukan di lapangan.

“Penetapan tanggal 29 kemarin karena memang perlu penanganan segera di lapangan, di desa-desa terdampak,” kata Rivai, Senin, 31 Agustus 2026.

Ia mengatakan, pascapenetapan status tanggap darurat, penanganan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak, yakni Desa Laemanta Utara, Laemanta Induk, Peningka, dan Labuan Donggulu.

Untuk akses transportasi, Jalan Trans Sulawesi sudah dapat dilalui. Penanganan infrastruktur juga terus dilakukan, termasuk pemasangan jembatan Bailey di Desa Peningka.

“Jalan Trans-nya sendiri sudah bisa dilalui. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah sudah bekerja, kemudian jembatan sudah terpasang,” ujarnya.

Selain akses jalan dan jembatan, penanganan difokuskan pada normalisasi sungai di Labuan Donggulu dengan mengerahkan alat berat.

Namun, proses tersebut membutuhkan alat berukuran lebih kecil agar dapat menjangkau lokasi yang akan dinormalisasi.

Sementara di Desa Peningka, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu telah melakukan normalisasi sungai sejak 29 Agustus 2026.

Pada hari yang sama, pemenuhan kebutuhan air bersih juga dilakukan di Desa Peningka dengan menggunakan mobil tangki air (MTA) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.

Rivai mengatakan kerusakan pipa air bersih telah diperbaiki. Namun, masih terdapat jaringan yang terputus di sekitar jembatan dan akan disambungkan kembali pada Selasa, 1 Agustus 2026.

“Cuma ada yang masih (pipa) putus di jembatan. Itu yang besok kami akan lakukan penyambungannya kembali,” ujarnya.

Di Desa Laemanta Induk, satu dusun juga mengalami gangguan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD bersama PMI Parimo telah menyalurkan air menggunakan mobil tangka, sambil mencari titik kerusakan jaringan.

Untuk penanganan sungai di wilayah tersebut, BPBD Parimo juga telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.

“Alhamdulillah, BPBD Provinsi sudah menyahuti untuk normalisasi di Sungai Laemanta Induk, dan rencananya dilakukan bersama dengan penguatan tebing. Sisa eksekusinya lagi mereka akan datang,” ujarnya.

Sementara di Laemanta Utara, pemerintah desa mengusulkan pemasangan geobag untuk menangani kawasan yang jebol. Usulan tersebut, telah disetujui BWS Sulawesi III Palu.

Rivai mengatakan, jumlah geobag yang akan disiapkan berkisar 300 hingga 500 buah. Material tersebut, rencananya diambil dari BWS Sulawesi III Palu untuk dibawa ke lokasi dan dipasang dalam waktu dekat.

“Jumlah pastinya ini antara 300 atau 500 piece. Rencananya besok kami akan ambil di balai sungai untuk kami bawa ke sana,” katanya.

Ia menegaskan, penanganan bencana di Kecamatan Kasimbar dilakukan lintas instansi. BPJN Sulwesi Tengah menangani akses jalan dan jembatan, BWS Sulawesi III Palu menangani normalisasi sungai dan penyediaan geobag.

Sementara BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, menangani normalisasi serta penguatan tebing di wilayah yang membutuhkan.

“Alhamdulillah semua sudah kerja,” ujarnya.

Sementara BPBD Parimo, kata Rivai, menangani wilayah yang menjadi kewenangannya, termasuk normalisasi sungai di Labuan Donggulu.

“Kami sendiri melakukan normalisasi di Labuan Donggulu dan sudah kami lakukan per hari ini,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BPBDParimo#BPBDSulteng#BWSSulawesiIIIPalu#KecamatanKasimbar#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

Next Post

Dua Agenda Belum Tuntas, Jadi PR DPRD Parimo di Masa Sidang Baru

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Pemda Parimo Nilai Kendaraan BMD Sebelum Lelang Terbuka

Pemda Parimo Nilai Kendaraan BMD Sebelum Lelang Terbuka

15 September 2026
Percepat Integrasi NOP dan NIB, Pemda Gandeng Kantor Pertanahan Parimo

Percepat Integrasi NOP dan NIB, Pemda Gandeng Kantor Pertanahan Parimo

15 September 2026
PUPRP Parimo Berencana Siapkan Pelajar SMK dengan Kompetensi Konstruksi

PUPRP Parimo Berencana Siapkan Pelajar SMK dengan Kompetensi Konstruksi

15 September 2026
Gubernur Sulteng Tegaskan Air untuk Industri Tak Boleh Ganggu Masyarakat

Gubernur Sulteng Tegaskan Air untuk Industri Tak Boleh Ganggu Masyarakat

14 September 2026
PUPRP Parimo Tingkatkan Ketersediaan Tenaga K3 melalui Pelatihan dan Sertifikasi

PUPRP Parimo Tingkatkan Ketersediaan Tenaga K3 melalui Pelatihan dan Sertifikasi

14 September 2026
DLH Parimo Dorong Desa Siapkan TPS dan Pilah Sampah dari Sumber

DLH Parimo Dorong Desa Siapkan TPS dan Pilah Sampah dari Sumber

14 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

16 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
KPM PKH Parimo yang Sejahtera Dialihkan ke Program Pemberdayaan Ekonomi

KPM PKH Parimo yang Sejahtera Dialihkan ke Program Pemberdayaan Ekonomi

15 September 2026
Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

15 September 2026
Pemda Parimo Nilai Kendaraan BMD Sebelum Lelang Terbuka

Pemda Parimo Nilai Kendaraan BMD Sebelum Lelang Terbuka

15 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

36 Tim Ramaikan Gerak Jalan HUT ke-25 Partai Demokrat di Parimo

36 Tim Ramaikan Gerak Jalan HUT ke-25 Partai Demokrat di Parimo

13 September 2026
Polres Parimo Sita 155,1 Gram Sabu, 13 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan

Polres Parimo Sita 155,1 Gram Sabu, 13 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan

10 September 2026
Percepat Integrasi NOP dan NIB, Pemda Gandeng Kantor Pertanahan Parimo

Percepat Integrasi NOP dan NIB, Pemda Gandeng Kantor Pertanahan Parimo

15 September 2026
Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

Cegah Stunting, TP Posyandu Gorontalo Perkuat Edukasi Remaja

9 September 2026
Warga Bolano Parimo Ditangkap, Polisi Sita 1,79 Gram Sabu

Warga Bolano Parimo Ditangkap, Polisi Sita 1,79 Gram Sabu

14 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d