PARIMO, theopini.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah berencana membuka kantor di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.
Rencana itu, disampaikan Kepala BNNP Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Ferdinand Maksi Pasule saat melakukan audiensi bersama jajaran BNNP dengan Bupati Parimo, H Erwin Burase, Senin, 14 September 2026.
“Kehadiran kami di sini ingin menyampaikan terkait rencana pelaksanaan tugas BNNP di Kabupaten Parimo,” ungkap Ferdinand saat diterima Bupati Parimo di ruang kerjanya.
Ia mengatakan, pelaksanaan tugas BNNP di Kabupaten Parimo membutuhkan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda), khususnya dalam penyediaan gedung yang dapat digunakan sebagai kantor sementara.
Selain itu, ia juga meminta dukungan Pemda terkait penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di kantor sementara tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Parimo H Erwin Burase menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Kepala BNNP Sulawesi Tengah beserta jajaran.
Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas BNNP Sulawesi Tengah di Kabupaten Parimo.
Olehnya, Pemda Parimo akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan tempat yang dapat digunakan sebagai kantor sementara BNNP Sulawesi Tengah.
“Untuk sementara, BNN bisa menggunakan salah satu gedung yang tidak digunakan di Dinas Kesehatan, dan kami juga akan menempatkan PPPK di tempat itu,” pungkasnya.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Erwin didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo Zulfinasran A. Tiangso dan Anggota DPRD Leli Pariani.
Kunjungan jajaran BNNP Sulawesi Tengah turut dihadiri Kepala Bagian Umum BNNP Sulawesi Tengah Masnawati Rahman, S.E., M.M.; Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulawesi Tengah Kombes Pol. Dr. H. Baharuddin, S.E., M.Si.; serta Penelaah Kebijakan Teknis BNNP Sulawesi Tengah Oslan Daud, S.KM., M.P.H.
Baca berita lainnya di Google News













