PARIMO, theopini.id – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah meningkatkan ketersediaan, kapasitas, dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi, khususnya di sektor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Upaya tersebut, dilakukan melalui pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK), Senin, 14 September 2026.
“Kita mengacu pada Permen PU, yang mana dalam setiap pelaksanaan pekerjaan di dalamnya ada tenaga K3,” ucap Plt. Kepala Dinas PUPRP Parimo, Afrianto, dalam sambutannya.
Ia mengatakan, pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja konstruksi tersebut telah lama digagas karena keberadaan tenaga K3 sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Selain itu, kata dia, tenaga K3 juga menjadi salah satu persyaratan penting dalam proses lelang pekerjaan konstruksi. Karena itu, tenaga yang disiapkan harus memiliki kompetensi dan sertifikasi yang sesuai.
“Dengan pelatihan ini, ketersediaan tenaga K3 di daerah kita bisa terpenuhi, khususnya bagi penyedia dan OPD yang melaksanakan pekerjaan konstruksi,” katanya.
Ia menambahkan, pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja konstruksi serta pengawas lapangan dari berbagai OPD tersebut bukan sekadar untuk memperoleh sertifikat.
Menurutnya, kegiatan itu lebih diarahkan pada peningkatan kemampuan dan profesionalisme tenaga kerja dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi.
Dengan semakin banyaknya tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikat kompetensi, ia berharap kualitas pelaksanaan pekerjaan konstruksi di daerah dapat semakin meningkat, khususnya pada pekerjaan fisik.
“Ini juga akan dapat meningkatkan daya saing serta memberi ruang bagi tenaga lokal untuk terlibat dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Diketahui, pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi TKK tersebut akan dilaksanakan selama dua hari dengan menghadirkan pemateri dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Sulawesi Selatan.
Baca berita lainnya di Google News














