PARIMO, theopini.id – Hujan deras menyebabkan banjir merendam 14 rumah warga di Dusun I, Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Rabu pagi, 23 September 2026.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai, mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Sendana sejak dini hari hingga pagi.
“Hujan deras terjadi sejak sekitar pukul 02.00 hingga 06.00 WITA, sehingga debit air dari wilayah hulu meningkat,” kata Rivai, dalam keterangan resminya, Rabu siang.
Menurutnya, peningkatan debit air membuat aliran tidak mampu melewati plat deker jembatan yang relatif sempit. Air kemudian meluap dan menggenangi wilayah permukiman warga.
“Debit air yang mengalir melebihi kapasitas plat deker jembatan, sehingga air tidak dapat melewati jembatan dengan optimal dan akhirnya meluap,” ujarnya.
Rivai menyebutkan, sebanyak 14 kepala keluarga terdampak banjir dengan 14 unit rumah warga terendam. Tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
Selain permukiman warga, banjir juga berdampak pada SD Inpres 1 Kasimbar Inti Gugus I. Sementara dampak terhadap perkebunan, pertanian, perikanan, dan peternakan masih dalam pendataan.
BPBD Parimo bersama aparat desa, masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah melakukan koordinasi serta asesmen atau kaji cepat di lokasi.
“Banjir saat ini sudah surut. Kami tetap melakukan pemantauan dan pendataan dampak di lapangan,” kata Rivai.
BPBD Parimo mencatat, kebutuhan mendesak bagi warga terdampak banjir, berupa logistik penanggulangan bencana.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati















