PARIMO, theopini.id — Proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memasuki tahapan penetapan calon terpilih setelah hasil seleksi terbuka diumumkan pada 18 September 2026.
Plt Kepala BKPSDM Parimo, Aktorismo Kay, mengatakan hasil seleksi tersebut telah mencantumkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang memberikan kesempatan kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk memilih satu dari tiga calon yang dinyatakan lulus atau memiliki nilai terbaik.
“Yang pasti, di pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) kemarin itu sudah mencantumkan juga rekomendasi BKN, yang menegaskan atau menyampaikan kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian di kabupaten untuk dipersilakan memilih satu di antara tiga calon yang dinyatakan lulus atau memiliki nilai terbaik,” kata Aktorismo di Parigi, Rabu, 23 September 2026.
Setelah bupati menentukan satu nama, tahapan selanjutnya yakni penetapan melalui Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebelum calon terpilih dilantik.
“Kemudian bupati menetapkan SK pengangkatan. Setelah itu, baru dilantik,” ujarnya.
Aktorismo mengatakan, BKPSDM Parimo telah menerima perintah untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan menjelang pelantikan.
Namun, hingga Rabu, 23 September 2026, belum ada arahan terkait waktu pelaksanaan pelantikan.
“Perintah untuk mempersiapkan segala sesuatunya itu sudah. Cuma perintah arahan penjadwalannya kapan itu yang belum terkonfirmasi,” katanya.
Ia menegaskan, persiapan menjelang pelantikan telah dilakukan pihaknya, sembari menunggu arahan lebih lanjut terkait penjadwalan.
“Bahwa perintah untuk mempersiapkan segala sesuatunya itu sudah untuk jelang pelantikan,” ujarnya.
Baca berita lainnya di Google News













