BANGGAI, theopini.id — Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah mengevaluasi kualitas pelayanan publik melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang tahun ini difokuskan pada tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Badan Pendapatan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Ketenagakerjaan.
“Kita ingin mengetahui secara langsung bagaimana masyarakat menilai pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Karena yang merasakan langsung pelayanan itu adalah masyarakat,” ujar Bupati Banggai Amirudin saat membuka Seminar Awal Survei Kepuasan Masyarakat Kabupaten Banggai di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai, Senin, 28 September 2026.
Menurutnya, survei kepuasan masyarakat penting untuk melihat kualitas pelayanan pemerintah dari perspektif masyarakat sebagai penerima layanan.
Ia menilai, pemerintah tidak cukup hanya mengevaluasi pelayanan dari sisi internal perangkat daerah. Pengalaman masyarakat saat menerima pelayanan juga perlu menjadi bahan evaluasi.
“Dari hasil survei inilah kita bisa melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” ucapnya.
Amirudin juga menyampaikan, kajian serupa perlu dilakukan pada seluruh OPD yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
Ia menegaskan, hasil survei nantinya tidak boleh berhenti pada penyusunan laporan. Data dan rekomendasi yang dihasilkan harus menjadi dasar bagi OPD untuk melakukan pembenahan pelayanan.
Kepala BRIDA Kabupaten Banggai Andi Nur Syamsy Amir mengatakan, pelaksanaan survei melibatkan Universitas Muhammadiyah Luwuk sebagai mitra akademik.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan kajian, khususnya dari sisi akademik dan metodologi.
Kerja sama tersebut, kata Andi, diharapkan memastikan proses survei dilakukan secara sistematis dan objektif sehingga menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Seminar awal tersebut, membahas rancangan pelaksanaan kajian, metode pengumpulan data, sasaran responden, instrumen survei, hingga tahapan pengolahan dan analisis data.
Melalui evaluasi secara berkala, Pemda Banggai diharapkan dapat memperoleh gambaran terukur mengenai kualitas pelayanan, sekaligus menyusun langkah perbaikan berdasarkan pengalaman masyarakat sebagai penerima layanan.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana














