BUOL, theopini.id — Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperkuat peran dalam pembinaan generasi muda, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta edukasi masyarakat dalam menggunakan media sosial.
“Hubungan ulama dan umara merupakan dua unsur yang saling melengkapi. Pemerintah sangat mengharapkan peran aktif MUI dalam memberikan bimbingan keagamaan, masukan yang konstruktif, serta menjaga kehidupan masyarakat agar tetap rukun dan harmonis,” ungkap Nasir saat menghadiri Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Buol Masa Khidmat 2026–2030 di Aula Pobokidan Lantai II Kantor Bupati Buol, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.
Penguatan karakter, nilai agama, moral, serta persatuan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pembangunan.
Karena itu, ia berharap MUI dapat mengambil peran lebih aktif dalam membimbing masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki ketahanan moral dan keagamaan di tengah berbagai tantangan sosial.
Selain pembinaan generasi muda dan pencegahan narkoba, MUI juga diharapkan ikut mengedukasi masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak dan beretika.
Nasir menyampaikan apresiasi kepada para pengurus MUI Kabupaten Buol yang baru dikukuhkan. Ia menilai keberadaan MUI memiliki peran strategis dalam membimbing umat, menjaga kerukunan, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Buol Masa Khidmat 2026–2030, Muh. Yamin Rahim, menyampaikan komitmen kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi dan memperkuat peran MUI sebagai wadah pengabdian ulama dalam membimbing umat.
Ia berharap kepengurusan tersebut dapat mempererat kebersamaan antarulama, meningkatkan pelayanan keagamaan, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Galvin















