PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai mengatakan pelaksanaan Festival Durian pada Mei 2023, akan memberikan banyak manfaat. Salah satunya, mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern.
“Hal itu, untuk meningkatkan pertumbuhan ekomomi dan kesejahteraan petani. Bahkan, menargetkan Kabupaten Parimo sebagai sentra durian terbesar di Indonesia,” ungkap Badrun Nggai, saat membacakan sambutannya pada peringatan HUT Kabupaten Parimo, di Parigi, Senin, 11 April 2023.
Baca Juga: Temui Wagub Sulteng, Pemda Parimo Paparkan Kesiapan Festival Durian
Dia mengatakan, alasan penyelenggaraan festival durian, dan keinginan menjadikan Parimo, sebagai kabupaten durian se Indonesia, karena potensi daerah pada sektor pertanian dan perkebunan sangat besar.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2022, produksi durian di Kabupaten Parimo sebesar 30,542 ton, dengan luas panen 2.083 hektar tersebar dihampir seluruh wilayah.
Bahkan, banyak jenis varietas durian lokal maupun unggulan nasional di budidayakan di Kabupaten Parimo hingga sukses menembus pangsa nusantara, dan mancara negara.
“Makanya sudah selayaknya, bila Parimo dijadikan kabupaten durian di Indonesia,” tukasnya.
Baca Juga: Data BPS, Produksi Durian di Parimo Mencapai 30,542 Ton
Dia berharap, dukungan dan partisipasi seluruh pihak dalam penyelenggaraan festival durian tersebut, agar dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Sehingga, dapat memberikan dampak yang besar terhadap, pasar lokal, nasional serta internasional.









