JAKARTA, theopini.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebut produk yang dihadirkan para pelaku UMKM dalam pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023, yang berkualitas dan berdaya saing.
“Hari ini back to back AKI dilakukan di dua kota, yakni Pangkal Pinang dan Jakarta. Produk-produknya keren dan siap menjadi produk lokal yang mendunia,” kata Menparekraf Sandiaga saat hadir di pameran UMKM AKI 2023 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Sabtu malam, 3 Mei 2023.
Baca Juga : Berkunjung ke Kemenparekraf, Wabup Samuel Paparkan Program Kegiatan di Sigi
Menurutnya, salah satunya adalah Matahati, produk kriya yang memanfaatkan limbah dari bonggol jagung.
Dengan kreativitas dan inovasi yang tinggi, pelaku ekonomi kreatif berhasil mengubahnya menjadi produk kriya berkualitas tinggi yang mengedepankan konsep berkelanjutan.
Hal inilah, kata dia, diharapkan dapat ditingkatkan oleh para pelaku ekraf melalui AKI, yang merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi/games, film, dan musik, yang diselenggarakan di 16 kota/kabupaten di Indonesia.
Pada program ini, pelaku ekraf terpilih akan diberikan pelatihan dan pendampingan dalam boothcamp serta kesempatan untuk memamerkan produk.
“Kita lihat bagaimana para pelaku ekraf sudah menggeliat sekali usahanya untuk jadi lokomotif dalam pemulihan ekonomi pascapandemi,” kata Sandiaga.
Baca Juga: Menparekraf Usulkan Tambahan Anggarn untuk Percepat Pemulihan Parekraf
Bahkan, yang tak kalah penting adalah program AKI, disebutnya mampu menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif sehingga berdampak maksimal dalam pencapaian target 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024.
“AKI adalah wadah untuk mereka naik kelas dan berkolaborasi,” pungkasnya.







Komentar