PEKANBARU, theopini.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) mendukung penyediaan anggaran Pilkada Serentak 2024.
“Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengarahkan agar seluruh daerah mencadangkan anggaran Pilkada 2024 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 dan 2024,” kata Suhajar Diantoro, saat menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah (Komwil) Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau 2023, di Kota Pekanbaru, Riau, Jum’at, 24 November 2023.
Baca Juga: Bawaslu Parimo Terima Hibah Dana Pilkada Rp18,4 Miliar
Rincian anggarannya, yakni 40 persen melalui APBD 2023 dan 60 persen APBD 2024 dari jumlah yang disepakati bersama.
Sehingga, tidak menumpuk dan mengurangi beban pembiayaan APBD 2024 , dengan cara mencadangkan 40 persen di tahun sebelumnya.
Suhajar menegaskan, Sekda sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berperan penting dalam memastikan ketersediaan anggaran Pilkada 2024 terpenuhi.
Hingga saat ini, Kemendagri juga terus mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) menyelesaikan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada.
“Jadi rapat kemarin yang dipimpin oleh Bapak Mendagri, bahwa NPHD belum disemua daerah, karena itu Pak Mendagri berpesan untuk memastikan kesediaan anggaran,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjelang Pemilu dan Pilkada 2024.
Dia menegaskan, netralitas ASN merupakan bagian dari budaya demokrasi. Aturan terkait itu, juga sudah dijelas dan diatur, sehingga harus dipatuhi.
Suhajar mengaku, mengantongi data mengenai ASN yang tidak netral, yang menjadi acuan dalam memberikan kebijakan kepada yang bersangkutan, termasuk saat penunjukan penjabat (Pj.) kepala daerah.
Baca Juga: Teken NPHD, KPU Parimo Terima Hibah Dana Pilkada Rp63 Miliar
Bagi ASN, kata dia, yang tidak netral juga berpotensi dilaporkan kepada Bawaslu di daerah maupun pusat untuk ditindaklanjuti.
“Kita sudah berpengalaman tentang itu, saya hanya mengingatkan,” tandasnya.

Komentar