the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

FKUB Sulteng Gencar Cegah Perundungan di Sekolah

the OPINIbythe OPINI
21 Februari 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
21 Februari 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
FKUB Sulteng Gencar Cegah Perundungan di Sekolah

Sosialisasi pemahaman moderasi beragama serta pencegahan bullying perundungan di lingkungan pelajar, Rabu, 21 Februari 2024. (Foto: istimew)

Baca Juga

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Sebulan Lebih Diburu, Terduga Pelaku Curanmor Diciduk di Penginapan

PALU, theopini.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah gencar mencegah perundungan (bullying) di sekolah, sebagai upaya menopang upaya pemerintah menekan angka kekerasan berbasis gender.

“Pencegahan perundungan ini, merupakan program prioritas yang dilaksanakan FKUB pada 2024,” kata Sekretaris FKUB Provinsi Sulawesi Tengah, H Munif Aziz Godal, di Palu, Rabu, 21 Februari 2024.

Baca Juga: Kemendikbudristek dan Unicef Luncurkan Modul Remaja Sehat Jiwa Raga

Menurutnya, upaya pencegahan dilakukan pada tingkat pelajar berbasis sekolah, yang disingkronkan dengan pendekatan moderasi beragama.

Dalam upaya pencegahan perundungan di tingkat pelajar, FKUB bekerja sama dengan para tokoh Katolik, melaksanakan sosialisasi di SMA Katolik Palu.

“Dalam sosialisasi itu, sejumlah tokoh Katolik hadir, di antaranya Agus Motoh, Kepala Sekolah SMA Katolik Palu Stanis Poli’i, Biarawan Katolik Caesilia Tintingon, dan para guru SMA Katolik,” ungkapnya.

Perundungan, kata dia, merupakan perilaku agresif dan negatif seseorang atau sekelompok orang dilakukan berulang kali.

Para pelaku, melakukan  dengan menyalahgunakan ketidakseimbangan kekuatan untuk menyakiti korban, baik secara mental, fisik maupun seksual.

Berdasarkan hasil penelitian pada 2022 terhadap 1500 pelajar SMP dan SMA di Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya, terungkap sebanyak 67 persen mengaku pernah terjadi korban bullying di sekolah.

“Pelakunya kakak kelas, teman, adik kelas, guru, kepala sekolah hingga preman sekolah,” bebernya.

Sementara data Komnas Perlindungan Anak 2022, menyebutkan 98 kasus kekerasan fisik, 108 kekerasan seksual dan 176 kekerasan psikis, terjadi di tingkat pelajar.

Ia mengatakan, perundungan dilakukan dengan kekerasan fisik, seperti memukul, menampar, memalak, mendorong, mencubit, dan mencakar.

Dalam bentuk verbal, seperti memaki, memfitnah, mengejek, mengancam, dan bersifat psikologis mengintimidasi, mengucilkan, mengabaikan serta mendiskriminasi.

“Perundungan memberikan dampak buruk kepada pelajar. Di antaranya, semangat atau intensitas pelajar untuk ke sekolah menurun. Karena merasa cemas, dan takut akan menjadi korban,” tukasnya.

Munif menyebut, perundungan di tingkat pelajar terjadi, disebabkan adanya anak yang merasa dominan di sekolah, dan memiliki karakter agresif.

Baca Juga: PPPA Sebut Korban Kekerasan Seksual Terancam Alami Stigma

Olehnya, FKUB juga mengenalkan kepada pelajar tentang moderasi beragama, yang tujuannya agar generasi muda dapat bersikap moderat saling menghargai kelebihan dan kekurangan.

“Selain itu, menjunjung tinggi perbedaan dengan mengedepankan nilai – nilai kemanusiaan,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #FKUBSulteng#KemenPPPA#KomnasPerlindunganAnak2022#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

DKSIP Banggai Terima Kunjungan Studi Komparatif Diskominfo Sigi

Next Post

Sidang Pidana Pemilu Caleg Golkar di PN Parigi Digelar Maraton

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

Satgas BBM Parimo Mulai Telusuri Distribusi Solar Bersubsidi

7 Oktober 2026
Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

Bupati Parimo Panen Perdana Program Cetak Sawah di Toriapes Kasimbar

6 Oktober 2026
Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

6 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

Kabut Asap Selimuti Parimo, BPBD Tunggu Penjelasan Resmi BMKG

5 Oktober 2026
Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

Dari 1.240 ke 2.500 Hektare: Menelusuri Perluasan Kawasan Industri NEPIE di Siniu

5 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

7 Oktober 2026
Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026
Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

7 Oktober 2026
Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

7 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pencurian Kabel Tower di Parimo

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pencurian Kabel Tower di Parimo

3 Oktober 2026
Bappelitbangda Parimo Sebut Bangkalan Disebabkan Kekurangan Nutrisi Tanah

Bappelitbangda Parimo Sebut Bangkalan Disebabkan Kekurangan Nutrisi Tanah

3 Oktober 2026
Lansia 70 Tahun Belum Kembali Usai Mencari Kayu Bakar di Bukit Limpo

Lansia 70 Tahun Belum Kembali Usai Mencari Kayu Bakar di Bukit Limpo

7 Oktober 2026
Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Hasil Selter JPT Parimo Ditunda, Bupati Erwin Tunggu Putusan PTUN

6 Oktober 2026
Makassar Jadi Percontohan Reformasi JKN, Pasien Bisa Dirujuk Langsung Sesuai Kemampuan RS

Makassar Jadi Percontohan Reformasi JKN, Pasien Bisa Dirujuk Langsung Sesuai Kemampuan RS

3 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d