PARIMO, theopini.id – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah keluhkan minimnya anggaran pembinaan Kafilah MTQ, yang diberikan pemerintah daerah.
“Besaran anggaran Kafilah Parimo untuk MTQ Tingkat Propinsi XXX di Kota Palu, masih mengacu pada nilai periode bupati pertama,” ungkap Bendahara LPTQ Kabupaten Parimo, Marzuk Hululo, saat menyampaikan sambutan pada pelepasan Kafilah MTQ Tingkat Provinsi, di Parigi, Kamis, 18 Juli 2024.
Baca Juga: Jelang MTQ Tingkat Sulteng, 54 Kontingen Parimo Ikut Pelatihan
Menurutnya, nominal anggaran pembinaan Kafilah yang diberikan pemerintah daerah Parimo, kurang lebih Rp 500 juta tahun ini.
Anggaran tersebut, digunakan mulai dari pelatihan Kafilah hingga pemberangkatan ke Kota Palu. Jika mengikuti kenaikan harga kebutuhan kontingen, Rp 500 juta sangat minim.
Sehingga, untuk mengantisipasi kekurangan anggaran ini, LPTQ Parimo menganggarkan kebutuhan prioritas serta menangguhkan perihal yang dianggap tidak penting.
“Sebenarnya pada tahun-tahun sebelumnya sudah terasa, seperti seragam dan konsumsi, namun masih bisa teratas,” terangnya.
Namun, Marzuk menilai, minimnya anggaran tahun ini terlalu sulit diatasi.
Sehingga, pihaknya meminta pemerintah daerah dapat mempertimbangkan penambahan anggaran pada APBD perubahan tahun ini. penambahan anggaran pada anggaran perubahan Tahun ini.
Menanggapi itu, Kabag Kesra Setda Parimo, Mahfuz Usman mengatakan, akan segera menyusun telaahan staf penambahan anggaran pada APBD Perubahan tahun ini, sesuai instruksi bupati.
“Setelah kegiatan nanti, saya akan menghadap Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, untuk membahas anggaran ini,” tegasnya.
Baca Juga: Bupati Irwan Tutup MTQ Tingkat Kabupaten Sigi di Marawola
Diketahui, Kafilah Kabupaten Parimo yang akan mengikuti MTQ Tingkat Propinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, sebanyak 87 orang, terdiri dari 54 peserta serta 31 official.
Kafilah Kabupaten Parimo akan menjalani pemondokan di tiga tempat terpisah, selama mengikuti MTQ XXX Tingkat Provinsi SulawesinTengah, di Kota Palu.

Komentar