PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik I pengusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan perkotaan 2014-2034.
“KLHS merupakan pendekatan strategis jangka panjang dalam pengelolaan lingkungan hidup menuju pembangunan berkelanjutan,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abd Aziz, di Parigi, Jum’at, 13 September 2024.
Baca Juga: Pemda Parimo Gelar Konsultasi Publik-I Penyusunan KLHS RPJMD
Dengan adanya implementasi KLHS ini, diharapkan permasalahan lingkungan, ekonomi, sosial dan tata kelola yang diperkirakan terjadi dapat diminimalisasi.
Sehingga, pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan. Hal ini, merupakan salah satu indikator penting dalam penyusun revisi RDTR kawasan perkotaan Parigi.
“Tata ruang dan investasi, tentu saja tidak bisa dipisahkan dari aspek lingkungan hidup,” ujarnya.
Ia mengatakan, tata ruang dan investasi memegang peran sentral dalam pembentukan perkembangan suatu wilayah.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi sangat berkorelasi dengan daya dukung lingkungan hidup, untuk menjamin masa depan dinamis dan berkelanjutan.
Aziz juga menjelaskan, KLHS merupakan pedoman dan tindak lanjut ke depan, dalam mendukung kebijakan program yang dilaksanakan tingkat pusat maupun provinsi dan kabupaten.
Dalam hal ini, optimalisasi analisis isu strategis daerah, capaian indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), dan daya dukung, daya tampung lingkungan hidup
“di mana ke depan, isu tersebut akan diintegrasikan ke dalam kebijakan, rencana, dan program dalam penyusunan revisi RDTR kawasan perkotaan Parigi,” imbuhnya.
Baca Juga: Pj Bupati Parimo Penyusunan KLHS Harus Pertimbangkan Dampak Lingkungan
Harapannya, hasil tersebut menjadi penyempurnaan kebijakan, rencana, dan program, agar dapat meminimalisasi dampak risiko lingkungan.
“Maka berdasarkan hal tersebut, kita membutuhkan data dan informasi spasial dari setiap OPD terkait,” pungkasnya.







Komentar