PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid mengatakan, sejarah panjang Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) lahir dari kepedulian, dan kini berkembang menjadi kekuatan sosial terbesar dalam pemberdayaan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi peran strategis TP PKK dalam mendukung pemerintahan daerah hingga saat ini,” ungkap Anwar Hafid saat menghadiri pelantikan pengurus TP PKK Sulawesi Tengah di Palu, Senin, 14 April 2025.
Baca Juga: Anwar Hafid Berharap Alumni APDN Makassar Terus Berkontribusi Melalui Ide dan Gagasan
Ia mengatakan, gerakan PKK merupakan kekuatan besar yang bisa menjangkau hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Menurutnya, TP PKK merupakan organisasi yang tumbuh dari akar rumput, dan menjadi mitra penting dalam pemerintahan.
“Saya yakin dengan pelantikan ini, akan lahir gerakan baru dari para Ketua PKK kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah,” tuturnya.
Pelantikan ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya sistematis dalam membangun struktur yang kokoh bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Sulawesi Tengah.
Anwar Hafid pun meminta TP PKK Sulawesi Tengah menjadi pendorong bagi pengurus kabupaten/kota, untuk memperkuat struktur dan program kerja hingga ke tingkat dasawisma.
“Pelantikan ini menandai langkah maju organisasi PKK yang luar biasa. Provinsi cepat bergerak, kabupaten cepat dilantik, saya berharap kepengurusan ini segera dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan menegaskan pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat.
Ia percaya para pengurus TP PKK yang baru dilantik, mampu mengemban amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, selaras dengan program prioritas nasional serta daerah.
Baca Juga: Jelang PSU Pilkada Satgas Madago Raya Pererat Kerukunan Lintas Agama di Parimo
“Pentingnya sinergi TP PKK dengan program-program pemerintah, terutama dalam mengatasi persoalan strategis, seperti Stunting, kemiskinan, dan penyalahgunaan narkoba.
Ia berharap, TP PKK bisa menjadi mitra aktif pemerintah dalam menyukseskan agenda pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan.
“Melalui pelaksanaan 10 program pokok PKK, kita harus mampu menjawab tantangan zaman dengan program-program unggulan yang inovatif, berkesinambungan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.







Komentar