Bhayangkara Otomotif: Wadah Silaturahmi dan Budaya Aman Berkendara

PALU, theopini.idBhayangkara Otomotif 2025 tidak hanya menjadi ajang adu ketangkasan di medan ekstrem, tetapi juga menjadi simbol kuat kolaborasi antara Polri dan komunitas otomotif dalam membangun budaya kebersamaan, sportivitas, dan keselamatan berkendara.

“Bhayangkara Otomotif ini bukan sekadar tentang tantangan di lintasan, tetapi bagaimana kita memperkuat sinergi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan kesadaran akan keselamatan dan solidaritas,” ujar Kapolda Irjen Pol Agus Nugroho saat melepas ribuan peserta di halaman Mako Polda Sulawesi Tengah, Kota Palu, Sabtu, 28 Juni 2025.

Baca Juga: Kapolda Sulteng Kukuhkan Pengurus Komite Olahraga Polri

Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga melalui kegiatan-kegiatan positif yang membangun semangat persaudaraan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi luar biasa dari seluruh peserta, baik dari Sulteng maupun dari provinsi lain. Ini bukti bahwa Bhayangkara Otomotif menjadi ruang yang mempererat tali silaturahmi antar-komunitas dan Polri,” tegasnya.

Event otomotif yang berlangsung dua hari ini melibatkan 1.473 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi, dengan tiga kategori utama: Offroad Adventure & Challenges, Trail Adventure & Enduro Competitions, dan Vespa Nambaso.

Dari jumlah tersebut, 291 peserta akan menaklukkan medan ekstrem dalam kategori Offroad, 691 peserta bertarung di lintasan Trail Enduro, dan 491 peserta memeriahkan komunitas Vespa yang dikenal dengan kekompakan dan kreativitas mereka.

Atmosfer pelepasan peserta berlangsung semarak. Ribuan warga memadati halaman Mako Polda Sulawesi Tengah untuk menyaksikan parade kendaraan modifikasi, motor trail, hingga Vespa dengan tampilan nyentrik. Hiburan musik dan atraksi komunitas semakin menambah semarak suasana.

Tak hanya sebagai ajang olahraga otomotif, Bhayangkara Otomotif 2025 juga berdampak pada sektor ekonomi lokal.

Kedatangan peserta dari luar daerah mendorong peningkatan okupansi hotel, transaksi UMKM, hingga bengkel dan jasa transportasi di Kota Palu dan sekitarnya.

“Kegiatan ini benar-benar membawa manfaat. Selain membangun kebersamaan, ini juga menggerakkan ekonomi lokal dan memperkenalkan destinasi wisata di Pasigala,” imbuhnya.

Baca Juga: Olahraga Bersama TNI-Polri, Kapolda Sulteng: Sinergitas dan Netralitas Harga Mati

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas, dan memprioritaskan keselamatan selama mengikuti event.

Rangkaian Bhayangkara Otomotif 2025 akan berakhir di Cafe Puri Vatutela, Palu, Minggu, 29 Juni 2025, dengan penyerahan hadiah bagi pemenang masing-masing kategori serta pesta rakyat sebagai penutup perayaan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar