PARIMO, theopini.id – Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di tujuh titik sepanjang Januari hingga Juni 2025.
Program ini, menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan inflasi dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Dinas Ketahanan Pangan Parimo Gencar Gelar GPM hingga Harga Bapok Stabil
“Kami laksanakan GPM jelang bulan suci Ramadan, Idul Fitri, dan saat HUT Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Rahmatia, saat dihubungi Jum’at, 27 Juni 2025.
Rahmatia menjelaskan, pelaksanaan GPM pertama digelar pada Februari 2025 di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo.
Kemudian dilanjutkan di empat titik di Kecamatan Tinombo Selatan, yaitu Desa Sigenti, Siney, Tanahmpedagi, dan Sidole.
“Desa Bainaa Barat kami pilih karena termasuk daerah yang sulit akses pangan, letaknya cukup jauh ke pedalaman. Begitu juga desa-desa lain, semuanya dipilih berdasarkan pertimbangan kondisi kebutuhan pangan masyarakat setempat,” terangnya.
Selain itu, GPM juga digelar di Kecamatan Siniu dan terakhir di Alun-Alun Kota Parigi, Kecamatan Parigi menjelang Hari Raya Idul Fitri pada Maret 2025.
Baca Juga: Program GPM di Parimo Telah Lampaui Target Pelaksaan
Rahmatia menegaskan, GPM tidak hanya sekadar menjual bahan pangan murah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.
“Harapan kami, masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya. Ini bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News








Comments 1