the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Wagub Sulteng: Penanganan Stunting Tak Bisa Sektoral, Butuh Kolaborasi Menyeluruh

the OPINIbythe OPINI
8 Juli 2025
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
8 Juli 2025
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
Wagub Sulteng: Penanganan Stunting Tak Bisa Sektoral, Butuh Kolaborasi Menyeluruh

Wagub Sulawesi Tengah, dr Revy A Lamadjido saat membuka Rakorda Program Bangga Kencana 2025 di Kota Palu, Selasa, 8 Juli 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

PALU, theopini.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah, dr Reny A Lamadjido menegaskan, penanganan Stunting tidak bisa dilakukan secara sektoral.

Menurutnya, dibutuhkan kerja sama menyeluruh dari berbagai pihak agar intervensi terhadap permasalahan gizi anak bisa tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca Juga: BRIDA Sulteng Salurkan Bantuan Penanganan Stunting di Sigi

“Penanganan Stunting tidak bisa dilakukan secara sektoral. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak: pemerintah, DPRD, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat, hingga keluarga sebagai garda terdepan,” ujar Reny saat membuka Rakorda Program Bangga Kencana 2025 di Kota Palu, Selasa, 8 Juli 2025.

Ia menyampaikan, meskipun angka Stunting di Sulawesi Tengah menurun dari 28,2 persen pada 2022 menjadi 26,1 persen pada 2024, tapi masih berada di atas rata-rata nasional sebesar 19,8 persen.

“Kita tidak bisa puas. Selisih ini artinya masih banyak anak-anak kita yang berisiko tidak tumbuh optimal,” tegasnya.

Selain Stunting, isu lain yang menjadi perhatian dalam Rakorda adalah pernikahan usia dini, yang masih terjadi di angka 0,73 persen.

Ia menilai, hal ini berpengaruh langsung terhadap kesehatan ibu dan anak, serta memperbesar risiko terjadinya Stunting.

Di sisi lain, Reny juga mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan kependudukan di provinsi ini. Total Fertility Rate (TFR) Sulawesi Tengah tercatat sebesar 2,26 anak per perempuan, mendekati angka pengganti.

Penggunaan kontrasepsi modern meningkat menjadi 58,9 persen, dengan 34,5 persen di antaranya menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Namun, ia mengingatkan, masih ada 13,8 persen pasangan usia subur yang belum mendapatkan layanan Keluarga Berencana (KB).

Untuk itu, ia menekankan pentingnya penguatan peran posyandu, edukasi masyarakat, serta kehadiran langsung para penyuluh di lapangan.

Baca Juga: Penanganan Stunting Bukan Sekadar Penghargaan, Parimo Fokus Bangun Generasi Sehat

“Kalau kita ingin mencapai Indonesia Emas 2045, pondasinya adalah keluarga yang sehat, kuat, dan sadar gizi. Dan itu harus kita bangun bersama, lintas sektor,” pungkasnya.

Rakorda Program Bangga Kencana 2025 ini, menjadi ruang konsolidasi bagi para pemangku kepentingan di Sulawesi Tengah untuk menyatukan visi dan aksi dalam mempercepat penurunan Stunting serta membangun masa depan generasi yang sehat dan berkualitas.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #drRenyALamadjido#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Sausu Torono Picu Aksi Penolakan Warga

Next Post

Bupati Parimo Desak Penutupan Sementara PETI Kayuboko Usai Banjir di Desa Air Panas

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

12 Oktober 2026
RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

12 Oktober 2026
Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

9 Oktober 2026
Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

9 Oktober 2026
Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

8 Oktober 2026
Erwin Burase Resmikan Puskesmas Torue dan Labkesmas Senilai Rp20,8 Miliar

Erwin Burase Resmikan Puskesmas Torue dan Labkesmas Senilai Rp20,8 Miliar

8 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Serah Terima Pataka Tandai Estafet Kepemimpinan Polda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rizal Irawan

Serah Terima Pataka Tandai Estafet Kepemimpinan Polda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rizal Irawan

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

12 Oktober 2026
Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

9 Oktober 2026
TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

9 Oktober 2026
Lima BUMDes Banggai Produksi 13 Ton Arang Kelapa, Bidik Pasar Ekspor

Lima BUMDes Banggai Produksi 13 Ton Arang Kelapa, Bidik Pasar Ekspor

9 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d