PARIMO, theopini.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah memastikan, penyaluran sisa 12 ribu seragam sekolah gratis akan rampung sebelum berakhirnya masa 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, pada September 2025.
“Alhamdulillah, di minggu ini kita sudah menyalurkan lagi sekitar tujuh ribu lebih seragam,” ujar Plt Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 4 September 2025.
Baca Juga: Bagikan Seragam Gratis, Bupati Parimo Pastikan Semua Anak Bisa Bersekolah
Ia menjelaskan, seragam yang baru tiba dari pihak konveksi langsung dipilah dan dikemas ulang oleh tim Disdikbud Parimo, sesuai data per kecamatan. Kemudian, segera didistribusikan ke sekolah-sekolah.
Namun, masih ada seragam siswa perempuan yang tertunda karena terjadi kesalahan desain pada rok.
“Sebenarnya seragam itu sudah datang, namun kita kembalikan lagi karena kesalahan desain rok, khususnya untuk tingkat Sekolah Dasar. Rok hanya memiliki satu lipatan di bagian depan, padahal seharusnya melingkar penuh,” jelasnya.
Meski begitu, Sunarti menegaskan kendala tersebut tidak akan memengaruhi target penyelesaian. Seragam perempuan yang sempat direvisi, dipastikan akan tiba pada pekan depan dan langsung dibagikan kepada penerima.
Baca Juga: Disdikbud Parimo Waspadai Penyaluran Seragam Gratis Salah Sasaran
“Pembagian sisa seragam gratis rencananya akan diberikan langsung oleh pimpinan daerah sebagai bukti bahwa program ini selesai dan berjalan lancar,” katanya.
Sebelumnya, program seragam gratis ini telah dilaunching dengan total 15 ribu seragam. Sebanyak tiga ribu di antaranya sudah lebih dulu dibagikan kepada siswa SD dan SMP sebagai tahap awal program 100 hari kerja pemerintah daerah.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar