Gubernur Sulteng Pastikan Program Ambulans BERANI Sehat Berlanjut Lima Tahun

PALU, theopini.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) memastikan Ambulans BERANI Sehat tidak bersifat seremonial semata, melainkan menjadi program jangka panjang yang akan terus diperluas hingga lima tahun ke depan.

“Program ini tidak berhenti hari ini. Lima tahun ke depan akan terus kita lanjutkan agar tidak ada lagi warga desa yang kesulitan mendapatkan angkutan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat,” tegas Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, saat menyerahkan 12 unit mobil ambulans kepada rumah ibadah dan yayasan keagamaan, Rabu, 31 Desember 2025.

Baca Juga: Program BERANI Sehat Tambah Armada Ambulans, Layanan Kesehatan Kian Dekat

Ia menjelaskan, ambulans yang disalurkan melalui Program BERANI Sehat bukan hanya untuk menunjang layanan kesehatan gratis, tetapi juga memperkuat akses transportasi medis bagi masyarakat di wilayah terpencil dan pelosok desa.

“Berobat gratis tidak cukup jika masyarakat kesulitan menuju fasilitas kesehatan. Karena itu, ambulans menjadi bagian penting dari upaya kita memaksimalkan pelayanan,” ujarnya.

Ia menekankan, rumah ibadah dan yayasan keagamaan dipilih sebagai penerima, karena dinilai memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat serta peran strategis dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan.

“Rumah ibadah adalah tempat yang paling dekat dengan warga. Di situlah nilai kemanusiaan dan gotong royong hidup. Ambulans ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” kata dia.

Meski pengelolaan operasional ambulans diserahkan sepenuhnya kepada penerima, Gubernur Anwar Hafid mengingatkan agar pengelola tidak menjadikan layanan tersebut sebagai beban bagi masyarakat.

“Biaya operasional tentu ada, seperti BBM dan perawatan, tapi jangan sampai memberatkan warga. Prinsipnya tetap kemanusiaan,” pesannya.

Ia juga meminta agar seluruh penerima tidak mencabut identitas atau stiker BERANI Sehat pada kendaraan ambulans, karena menjadi bagian dari transparansi dan sosialisasi program pemerintah.

“Ini bukan sekadar stiker. Ini penanda bahwa negara hadir sampai ke desa-desa. Biarkan masyarakat tahu dan melihat langsung manfaat program ini,” tegasnya.

Adapun penerima 12 unit ambulans tahap kedua, sebagai berikut:

  1. Masjid Nurul Amin,
  2. Masjid Ittihadul Khairat,
  3. Masjid Al Muhajirin,
  4. Masjid Al-Ikhlas,
  5. Masjid Al Muhajirin,
  6. GPI Jemaat Ekklesia,
  7. Masjid At-Taufiq,
  8. Masjid Agung Banggai Laut,
  9. Masjid Nur Jamah,
  10. Yayasan Majelis Ittihadul Ummat Muhammad SAW,
  11. Yayasan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Sulawesi Tengah,
  12. Yayasan Basabas.

Baca Juga: Banggai Perkuat Layanan Kesehatan Dasar Lewat Distribusi Enam Ambulans

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid membuka ruang bagi daerah-daerah yang masih mengalami keterbatasan akses kesehatan untuk segera mengajukan permohonan bantuan ambulans.

“Wilayah yang jauh dan sulit dijangkau silakan ajukan permohonan. Kita akan prioritaskan daerah yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar