PARIMO, theopini.id – Dugaan korsleting listrik kembali menjadi pemicu kebakaran rumah warga di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.
Kali ini, sebuah rumah milik petani di Desa Katulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, hangus dilalap api pada Jum’at dini hari, 3 April 2026, sekitar pukul 03.30 WITA.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tidak layak pakai. Pastikan jaringan listrik di rumah dalam kondisi aman sebelum beristirahat,” tegas Kapolsubsektor Tinombo Selatan, IPDA Eko Maryanto, dalam keterangan resminya.
Korban diketahui bernama Rusli (40), warga Dusun III Desa Katulistiwa. Peristiwa terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap.
Kebakaran bermula ketika Muliana, istri korban, terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah dapur. Saat diperiksa, bagian dapur rumah sudah dalam kondisi terbakar, sehingga ia langsung berteriak meminta pertolongan.
Dalam kondisi panik, Rusli segera menyelamatkan kedua anaknya ke luar rumah untuk menghindari bahaya. Ia juga sempat mengamankan sejumlah barang berharga, di antaranya satu unit televisi LCD 32 inci merek Politron dan satu unit sepeda motor kebun.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Berdasarkan analisa awal, api diduga berasal dari korsleting arus listrik yang memicu percikan api. Kobaran api dengan cepat membesar karena bagian atap rumah terbuat dari rumbia yang mudah terbakar.
Saksi mata, Gafur (27), membenarkan kejadian tersebut dan menyebut api dengan cepat melahap bangunan sebelum warga sempat melakukan pemadaman secara maksimal.
Aparat kepolisian dari Polsubsektor Tinombo Selatan telah turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan peralatan listrik dalam kondisi menyala tanpa pengawasan serta rutin melakukan pengecekan instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa.
Peristiwa ini, kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari saat aktivitas warga cenderung minim.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar