the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

TOT VOICE di Palu Dorong Pelajar Berani Suarakan Pencegahan Pernikahan Anak

the OPINIbythe OPINI
11 Agustus 2026
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
11 Agustus 2026
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
TOT VOICE di Palu Dorong Pelajar Berani Suarakan Pencegahan Pernikahan Anak

Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo saat membuka kegiatan TOT VOICE di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Selasa, 11 Agustus 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Target Juara, Atlet Parimo Ikut Kejuaraan Petanque di Kota Palu

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

PALU, theopini.id – Program National Training of Trainers (TOT) VOICE di Kota Palu mendorong pelajar untuk tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi ikut mengambil peran dalam menyuarakan perlindungan anak dan pencegahan pernikahan anak.

Program yang diinisiasi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) bersama UNICEF Indonesia tersebut berlangsung pada 11–14 Agustus 2026 di Auditorium Kantor Wali Kota Palu.

“Anak-anak kita harus diberikan ruang untuk bersuara. Mereka harus didengar, dilibatkan, dan diberikan kesempatan untuk mengambil peran dalam menciptakan perubahan yang lebih baik,” ujar Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo saat membuka kegiatan tersebut, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurutnya, keterlibatan anak dan pelajar menjadi penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak.

Pelajar tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan, tetapi juga perlu diberi ruang untuk menyampaikan pandangan dan ikut mencari solusi.

National TOT VOICE atau Voicing Our Identity, Courage and Empowerment menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kapasitas pelajar dalam menghadapi persoalan sosial, khususnya pencegahan pernikahan anak dan praktik sunat perempuan yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Indonesia.

Irmayanti mengatakan, tiga aspek dalam tema VOICE memiliki makna penting bagi generasi muda, yakni identitas, keberanian dan pemberdayaan.

“Ada tiga hal yang menurut saya perlu kita maknai bersama. Pertama, identity atau identitas. Generasi muda harus mengenali jati dirinya, memahami nilai-nilai yang dimiliki, serta bangga terhadap identitasnya sebagai pelajar dan generasi penerus bangsa,” katanya.

Ia menjelaskan, keberanian atau courage bukan berarti tidak memiliki rasa takut. Keberanian justru ditunjukkan melalui kemampuan menyampaikan kebenaran, membela kelompok yang lemah serta mengambil sikap untuk memperjuangkan keadilan.

Sementara aspek empowerment atau pemberdayaan, kata dia, mendorong anak dan pelajar agar memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan mengambil peran dalam menciptakan perubahan.

Program nasional tersebut merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Jakarta. Tahun ini, Sulawesi Tengah dipercaya menjadi tuan rumah dengan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Irmayanti mengapresiasi kepercayaan Pimpinan Pusat IPM dan UNICEF Indonesia kepada Kota Palu sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan selama pelatihan, tetapi mampu membawa materi yang diperoleh ke lingkungan masing-masing dan menjadi fasilitator bagi pelajar lainnya.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti hanya pada forum pelatihan, tetapi dapat melahirkan gerakan dan perubahan nyata di lingkungan masing-masing,” harapnya.

Menurut Irmayanti, pencegahan pernikahan anak, praktik sunat perempuan dan berbagai persoalan perlindungan anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, keluarga, sekolah, organisasi kepemudaan hingga anak dan pelajar perlu mengambil peran secara bersama-sama.

Melalui National TOT VOICE, para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan edukasi tentang perlindungan dan pemenuhan hak anak, sekaligus membangun lingkungan yang aman, inklusif dan ramah bagi anak serta generasi muda.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Indah Nurrahma Safira

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #IrmayantiPettalolo#PemkotPalu#Sulteng#UNICEF
ShareSendTweet
Previous Post

Evaluasi APBD 2026, Pemda Janji Tindaklanjuti Catatan Komisi II DPRD Parimo

Next Post

Penerbangan Perdana Palu–Guangzhou Terisi 176 Kursi, Frekuensi Bakal Ditambah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Dua Capaian Pendidikan Antarkan Parimo Raih Penghargaan Bage Nggabelo 2026

Dua Capaian Pendidikan Antarkan Parimo Raih Penghargaan Bage Nggabelo 2026

26 September 2026
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

24 September 2026
13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

24 September 2026
Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

Widyaloka Sesuaikan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, Lulusan Dibekali Skill Kerja

19 September 2026
Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

Wabup Parimo Soroti Kenyamanan Sekolah, Minta Kepsek dan Guru Perkuat Komunikasi

18 September 2026
Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

Buka DAD dan BA, PWM Sulteng Dorong Rekayasa Sosial dan Pendirian Unismuh Parigi

17 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Target Juara, Atlet Parimo Ikut Kejuaraan Petanque di Kota Palu

Target Juara, Atlet Parimo Ikut Kejuaraan Petanque di Kota Palu

26 September 2026
Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Polisi Tangkap Tiga Karyawan Toko

26 September 2026
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, UPT PPA Parimo Pastikan Laporan Belum Dicabut

26 September 2026
Kemah Pemuda di Vatumatando Jadi Ajang Promosi Desa Wisata

Kemah Pemuda di Vatumatando Jadi Ajang Promosi Desa Wisata

26 September 2026
Wabup Parimo Dorong Partai Politik Perkuat Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Wabup Parimo Dorong Partai Politik Perkuat Penyerapan Aspirasi Masyarakat

26 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Komisi I DPRD Parimo Gelar RDP, Bahas Polemik Pembayaran Jasa Peta Desa Torue

Komisi I DPRD Parimo Gelar RDP, Bahas Polemik Pembayaran Jasa Peta Desa Torue

22 September 2026
MPDN Banggai Diminta Perkuat Pengawasan Notaris dan Perlindungan Masyarakat

MPDN Banggai Diminta Perkuat Pengawasan Notaris dan Perlindungan Masyarakat

23 September 2026
Faisan Badja Desak Bupati Segera Lantik Pejabat Definitif Hasil Seleksi JPT Pratama

Faisan Badja Desak Bupati Segera Lantik Pejabat Definitif Hasil Seleksi JPT Pratama

21 September 2026
13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

13.171 Anak Tercatat Tak Sekolah di Parimo, Banyak Data Ganda

24 September 2026
Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Polisi Akan Periksa Saksi Pekan Depan

Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Polisi Akan Periksa Saksi Pekan Depan

25 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d