PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat kualitas komunikasi publik melalui peningkatan kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), khususnya dalam produksi konten visual untuk kebutuhan informasi masyarakat.
Upaya tersebut, dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) melalui pendampingan fotografi dan editing video yang melibatkan Bidhumas Polda Sulawesi Tengah, di Ruang Nagana Kantor Bappeda Sulawesi Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026.
“PPID harus mampu mengikuti perkembangan komunikasi publik. Informasi yang baik tidak hanya akurat, tetapi juga perlu dikemas secara menarik dan mudah dipahami sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan bermanfaat,” kata Kepala Dinas Kominfosantik Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi menuntut pengelola informasi pemerintah terus meningkatkan kemampuan teknis. Penyajian melalui foto dan video dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas jangkauan pesan pemerintah.
Pendampingan tersebut, mengangkat tema “Upaya Membangun Sinergitas dan Kolaborasi dalam Penguatan Informasi Publik serta Meningkatkan Kemampuan Teknis PPID Provinsi Sulawesi Tengah.”
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Tribun Network, Muh. Al Salsabilla S. Yojokodi, untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan teknis dalam menghasilkan dokumentasi visual yang mendukung publikasi serta pelayanan informasi.
Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, kemampuan fotografi dan editing video semakin penting dalam mendukung kerja kehumasan, seiring meningkatnya penggunaan platform digital sebagai sarana penyebaran informasi.
“Sinergitas ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kemampuan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menghasilkan konten yang lebih berkualitas, faktual dan mampu menjangkau masyarakat melalui berbagai platform digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dokumentasi visual yang berkualitas tidak hanya memperkuat pesan, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kegiatan dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Achmad berharap kolaborasi antara Polda Sulteng dan Pemprov Sulawesi Tengah tidak berhenti pada kegiatan pendampingan, tetapi terus dikembangkan untuk membangun komunikasi publik yang transparan, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pendampingan ini, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan informasi publik agar lebih aktual, informatif, menarik, dan mudah dipahami melalui berbagai kanal komunikasi pemerintah.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira














