PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Abdul Sahid, mendorong generasi muda membangun kemandirian sejak dini dengan membiasakan diri jujur, rajin dan bertanggung jawab dalam menjalani pendidikan.
“Kenapa orang lain bisa, saya tidak bisa. Itu yang harus kita tanamkan dalam diri. Harus jujur, rajin dan mandiri,” pesan Abdul Sahid saat membuka secara resmi Upacara Penerimaan Tamu Ambalan SMA Negeri 1 Parigi Utara Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Parigi Utara, Jum’at, 18 September 2026.
Menurutnya, pelajar tidak boleh membangun kebiasaan bergantung pada harta maupun kondisi ekonomi orang tua.
Pendidikan dan proses pembentukan karakter harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
“Jangan kita bergantung kepada harta orang tua. Kita harus mempersiapkan diri dari sekarang, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pramuka dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, menaati aturan serta menghormati para pembina.
Abdul Sahid menilai kegiatan kepramukaan menjadi salah satu ruang untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab dan kepedulian sosial.
Menjadi anggota Pramuka, kata dia, berarti belajar bekerja sama, menghargai sesama, sekaligus memahami bagaimana menjadi pemimpin maupun dipimpin.
“Di Pramuka kita belajar bagaimana bekerja sama, menghargai orang lain, bertanggung jawab, dan belajar menjadi pemimpin maupun dipimpin,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.
Para pelajar diminta memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk mengembangkan kemampuan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Abdul Sahid turut menyampaikan adanya program pendidikan gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Anwar Hafid. Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo, kata dia, siap membantu proses pengurusannya.
“Manfaatkan kesempatan pendidikan yang ada. Pemerintah kabupaten siap membantu kalau ada yang perlu diurus terkait pendidikan gratis ini,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan panitia penyelenggara kegiatan.
Wabup Parimo menyebut Penerimaan Tamu Ambalan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kepedulian sosial.
“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga karakter, integritas, keteguhan dan kemampuan bekerja sama,” demikian pesan Bupati dalam sambutan tersebut.
Di tengah perkembangan teknologi, generasi muda diharapkan tetap memegang nilai disiplin, sopan santun, gotong royong dan tanggung jawab.
Mereka juga diharapkan tumbuh menjadi calon pemimpin yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi memiliki jiwa pengabdian.
Kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan SMA Negeri 1 Parigi Utara Tahun 2026 mengusung tema “Membentuk Generasi Pramuka yang Berkarakter, Bertanggung Jawab, Mandiri, dan Berjiwa Persaudaraan”.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati















