BUOL, theopini.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Buol bersama manajemen rumah sakit memetakan kebutuhan dokter spesialis dan tenaga penunjang untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita berharap jangan sampai kekurangan dokter spesialis. Ketersediaan dokter spesialis sangat menentukan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Reny yang juga menjabat Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tengah saat menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Buol masa bakti 2026–2029 di Gedung DPRD Kabupaten Buol, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Ia menegaskan, ketersediaan tenaga medis yang memadai diperlukan agar pelayanan kesehatan semakin lengkap dan masyarakat tidak selalu harus dirujuk ke luar daerah.
Ia juga mengapresiasi dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis yang memilih mengabdi di Kabupaten Buol.
Pemerintah daerah, menurutnya, perlu memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, dengan mempertimbangkan ketentuan dan kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, dokter umum yang memenuhi persyaratan didorong melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui dukungan Program Berani Cerdas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Reny melantik Pengurus IDI Cabang Buol masa bakti 2026–2029, sekaligus menghadiri rapat kerja organisasi.
Ia berharap, kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.
“Pelantikan adalah awal pengabdian, sedangkan rapat kerja adalah awal pembuktian. Saya berharap kepengurusan yang baru menghadirkan program yang terukur, kolaborasi yang kuat, dan hasil kerja yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan, pentingnya menjaga etika profesi, kekompakan, dan solidaritas antardokter. IDI diharapkan menjadi wadah untuk menjaga marwah profesi, sekaligus membangun komunikasi yang baik dalam menghadapi berbagai persoalan pelayanan kesehatan.
Di sisi lain, ia mendorong penguatan transformasi digital fasilitas kesehatan melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), termasuk integrasi sistem laboratorium dan radiologi, guna meningkatkan efektivitas dan keamanan pelayanan pasien.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja IDI Cabang Buol untuk menyusun program kerja masa bakti 2026–2029.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira















