BANGGAI, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah memperkuat komitmen optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.
“Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa masyarakat tidak perlu menunda pengobatan hanya karena keterbatasan biaya,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai, Zainuddin Saluki, menyampaikan sambutan Bupati Banggai saat membuka sosialisasi Surat Edaran Bupati tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN, Selasa, 3 November 2026.
Ia menegaskan, kesehatan merupakan kebutuhan sekaligus hak setiap warga negara. Karena itu, optimalisasi JKN membutuhkan kerja sama dan komitmen berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan.
Ada empat hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut, yakni memastikan kepesertaan JKN masyarakat tetap aktif, memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memperluas pemahaman masyarakat mengenai program JKN.
“Keberhasilan program ini bukan hanya diukur dari jumlah masyarakat yang terdaftar, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Pemda Banggai memandang, jaminan kesehatan sebagai salah satu aspek mendasar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan koordinasi berkelanjutan agar pelaksanaan JKN berjalan optimal.
Melalui sosialisasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memahami dan mendukung implementasi Surat Edaran Bupati Banggai, sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana













