PALU, theopini.id – Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Rizal Irawan, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai bahaya narkoba, judi online (judol), serta penyebaran informasi bohong atau hoaks.
“Jauhi penyalahgunaan narkoba dan Judol, bijak dalam menggunakan media sosial, serta jangan mudah percaya maupun menyebarkan berita bohong dan informasi provokatif yang berpotensi memicu konflik sosial,” ujar Irjen Pol Rizal Irawan saat menghadiri Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Kampung Baru, Jalan K.H. Agus Salim, Kota Palu, Jumat, 6 November 2026.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam membimbing generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
Menurutnya, terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat toleransi, serta memelihara persatuan dan semangat gotong royong di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Achmad Muhaimin mengatakan, Jumat Keliling salah satu bentuk pendekatan humanis Polri untuk memperkuat kemitraan sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan serta tidak ragu menyampaikan informasi, saran, maupun masukan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun perpecahan.
“Kegian ini, diharapkan dapat membangun sinergi dan kepedulian bersama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Tengah senantiasa aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira















