PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyiapkan Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak hingga 2030.
Dokumen ini, diarahkan menjadi kerangka kerja bersama lintas perangkat daerah dalam menangani persoalan kesehatan ibu dan anak.
“RAD ini memberikan landasan kita untuk melakukan intervensi pada kematian ibu dan anak. Jadi kita susun bagaimana ke depannya, apa yang harus kita buat sampai tahun 2030,” kata Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parimo, Irdan, Jumat, 6 November 2026.
Ia menjelaskan, penanganan kematian ibu dan anak tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan kesehatan.
Persoalan tersebut juga berkaitan dengan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai sektor.
Karena itu, RAD disusun untuk mengarahkan program dan kebijakan perangkat daerah agar saling mendukung. Dengan pendekatan tersebut, penanganan diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Menurutnya, dokumen ini juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan bentuk intervensi berdasarkan hasil analisis persoalan di lapangan.
Target penurunan angka kematian sementara mengacu pada sasaran nasional 2030. Pemerintah daerah berharap target tersebut dapat dicapai dengan hasil yang lebih baik, bahkan sebelum batas waktu yang ditetapkan.
Irdan mengatakan, penyusunan RAD bukan sekadar memenuhi kebutuhan dokumen perencanaan, melainkan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menjalankan langkah konkret dan terukur.
Melalui perencanaan terpadu tersebut, pemerintah daerah berharap upaya penurunan kematian ibu dan anak dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati















