PARIMO, theopini.id – Sebanyak 26 wartawan dinyatakan kompeten, setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengan.
Dari jumlah tersebut, tiga wartawan dinyatakan kompeten pada jenjang Utama, 12 jenjang Madya, dan 11 jenjang Muda.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wartawan yang dinyatakan kompeten, termasuk dua peserta asal Jambi yang datang jauh-jauh ke Parimo untuk mengikuti UKW ini,” ungkap Direktur UKW PWI Pusat, Dr. Aat Surya Syafaat, saat memberikan sambutan pada penutupan kegiatan di Parigi, Rabu, 4 November 2026.
Menurutnya, UKW merupakan salah satu sarana penting bagi wartawan untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Ia mengatakan, wartawan harus terus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di dunia jurnalistik. Hal itu, dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan, memperkuat kapasitas, serta mengasah keterampilan agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri media.
“Untuk menjadi wartawan yang profesional, kita harus terus belajar, mengasah keterampilan, dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
Selain kemampuan jurnalistik, Aat juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan sopan santun, baik dalam berperilaku maupun ketika menjalankan tugas peliputan.
Menurutnya, profesionalisme wartawan juga tercermin dari sikap dan cara membawa diri, termasuk memperhatikan penampilan saat bertugas.
“Wartawan adalah orang yang berkelas dan berpendidikan. Jadi, kalau liputan jangan memakai kaus oblong. Jangan memakai sandal juga. Kalau kita ingin dihargai orang lain, kita harus menghargai diri sendiri,” ucapnya.
Aat juga mendorong wartawan agar tetap produktif menghasilkan karya jurnalistik. Melalui tulisan, wartawan dapat menyampaikan gagasan, pemikiran, informasi, serta berbagai peristiwa kepada masyarakat.
Tidak hanya kemampuan menulis, ia berharap wartawan juga mengembangkan keterampilan berbicara agar mampu menyampaikan pendapat dan gagasan secara baik.
“Selain menulis, saya juga berharap teman-teman memiliki kemampuan berbicara yang baik agar dapat mengemukakan pendapat dengan baik,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati















