Example 1280x250
Daerah  

Cabor Renang Sulit Raih Mendali, KONI : Terkendala Sapras Olahraga

Ilustrasi : Atlet renang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah kesulitan raih mendali, karena terkendala sarana dan prasarana Olahraga. (Foto : Seputar Kebumen)

PARIMO, theopini.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, mengungkapkan Cabang Olahraga (Cabor) Renang mengalami kesulitan meraih mendali emas, karena terkendala Sarana dan Prasarana (Sapras)

“Cabor renang ini cukup banyak medali disiapkan, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IX 2022 di Kabupaten Banggai. Hitung-hitungan kami di KONI, Parimo masih tertinggal jauh dari Kota Palu,” Sekretaris KONI Parimo, Supardin, S.Pd, saat ditemui di Parigi, belum lama ini.

Dia menyebut, diperhitungkannya Kota Palu dalam perlombaan renang, karena memiliki atlet yang berpotensi.

Kedua kata dia, ditunjang oleh Sapras seperti kolam renang. Sehingga, Kota Palu memiliki peluang besar untuk meraih medali emas terbanyak pada Porprov ke IX 2022 di Kabupaten Banggai.

“Setelah dilakukan persentase di setiap Cabor, kami menyimpulkan kekurangan Kabupaten Parimo, yakni tidak bisa mengikuti semua nomor diperlombakan, karena belum memiliki fasilitas kolam renang,” ungkap Supardin.

KONI sangat menaruh harapan besar, agar Kabupaten Parimo bisa meraih juara umum di Porprov ke IX 2022 di Kabupaten Banggai. Sehingga sinergi dan keterlibatan semua pihak, terkhusus Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD dibutuhkan.

Dia juga mengatakan, diperhelatan Porprov VIII 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Parimo, terdapat 10 Cabor berprestasi dan meraih medali.

Tiga Cabor di antaranya, yakni dinomor atletik, tenis meja, dan pencak silat, meraih paling banyak medali emas.

Kemudian, ada beberapa Cabor di Porprov 2019 yang belum diperlombakan, dan masih berstatus eksebisi, tetapi di Kabupaten Banggai nanti akan diikutkan.

“Cabor tersebut, di antaranya Gateball dan Panahan. Kita sangat berharap bisa meraih banyak medali. Kita ketahui bersama bahwa Cabor ini merupakan andalan Sulawesi Tengah. Terbukti pada pra kualifikasi PON, dua Cabor ini berprestasi di tingkat Nasional,” jelasnya.

Menurutnya, KONI menargetkan tetap bertahan di peringkat kedua umum, dengan harapan dari 23 Cabor di Kabipaten Parimo mendapatkan dorongan, dengan melakukan pemantauan dan evaluasi menghadapi persiapan ke Kabupaten Banggai.

Laporan : Novita Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!