PARIMO, theopini.id – Kementerian Agama (Kemenag) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) pelaksanaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) madrasah swasta 2022.
“Ini merupakan kegiatan rutin, sebelum proses pencairan dana BOS dilakukan. Sebab setiap tahun ada perubahan Petunjuk Teknis (Juknis) penggunaana anggaran,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana, saat ditemui, Kamis, 7 Juli 2022.
Baca Juga : Disdikbud Parimo Ingatkan Satuan Pendidikan Bayar Pajak Tepat Waktu
Menurut dia, pada Bimtek kali ini, lebih difokuskan pada laporan pertanggungjawaban dan buku kas umum per bulan, serta bukti-bukti transaksi yang dilakukan pihak madrasah.
Selain itu, pada Bimtek tersebut pihak madrasah juga diminta untuk melakukan kajian terhadap Juknis penggunaan dana BOS 2022.
“Artinya kesalahan itu wajar. Bulan kemarin memang ada temuan, namun hanya secara administrasi,” tambahnya lagi.
Sehingga, berbagai kesalahan menyebabkan kesalahan administrasi, dapat dibenahi dan diantisipasi melalui Bimtek tersebut.
Para peserta Bimtek kata dia, berasal dari 105 madrasah, di antaranya 30 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 40 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 25 Madrasah Aliyah (MA).
“Jadi perwakilan mashing-masing madrasah itu dua orang, yakni Kepala Madrasah, atau Bendahara dan operatornya,” ujarnya.
Baca Juga : Yayasan Mutiara Khatulistiwa Bertekad Ciptakan SDM Terampil
Dia berharap, pihak madrasah lebih jeli lagi dalam mengelola keuangan, dan menyesuaikan anggaran berdasarkan Juknis.
“Yang kemarin-kemarin itu, anggarannya habis, namun di dalam laporan penggunaannya ke arah yang lain. Artinya, ada yang tidak sesuai dengan Juknis,” pungkasnya.







Komentar