9.445 Remaja Putri di Parimo Konsumsi Tablet Penambah Darah

PARIMO, theopini.id Tercatat 9.445 remaja putri di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengkonsumsi tablet penambah darah pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Selasa 2 Mei 2023

Jumlah tersebut, dipastikan melampau target Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah untuk Kabupaten Parimo sebanyak 2.300 remaja putri.

Baca Juga: Pemda Parimo Target 2.300 Pelajar Konsumsi Tablet Penambah Darah

“Pemprov Sulawesi Tengah memprogramkan konsumsi tablet penambah darah untuk seluruh Kabupaten/kota. Tapi sebenarnya, Kabupaten Parimo dari jauh hari telah melaksanakan kegiatan ini,” ungkap Wakil Bupati Parimo, H Badrun Nggai, di Parigi, Selasa.

Selama ini, kata dia, Pemda Parimo telah menetapkan remaja putri wajib mengkonsumsi tablet penambah darah empat kali dalam satu bulan.

Langkah tersebut, dilakukan agar remaja putri tidak mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia, yang menjadi salah satu faktor kelahiran anak dengan resiko Stunting.

“Jadi ini upaya kami sejak dini, dalam mempercepat penurunan angka Stunting di Kabupaten Parimo,” jelasnya.

Penyiapan stok tablet penambah darah, kata dia, menjadi tanggung jawab masing-masing kecamatan dan Puskesmas yang bekejasama dengan Koordinator Wilayah (Korwil) dan satuan Pendidikan.

Dia mengimbau kepada seluruh Puskesmas untuk semaksimal mungkin melayani kebutuhan tablet penambah darah bagi remaja putri.

“Pada minggu kedua, ketiga dan keempat, remaja putri yang hadir hari ini, akan kami kunjungi lagi untuk untuk mengkonsumsi lagi tablet penambah darah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Parimo, Ellen Ludya Nelwan mengatakan, berdasarkan data dari 23 Puskesmas terdapat 9.465 remaja putri dari tingkat SMP, SMA, SMK dan sederajat yang mengkonsumsi tablet penambah darah pada momen Hari Pendirikan Nasional (Hardiknas).

Baca Juga: Pemda Parimo Gelar Upacara Peringatan Hardiknas 2023

Pada minggu berikutnya, Dinkes Parimo akan bergerak bersama Puskesmas di masing-masing kecamatan, untuk mendorong remaja putri tersebut kembali mengkonsumsi tablet penambah darah.

“Soal stok tablet, tidak ada kendala. Seluruhnya telah kami persiapkan dari jauh hari sebelumnya,” pungkasnya.

banner 1280x250