PALU, theopini.id – Sebanyak 50 potensi pencarian dan pertolongan di Sulawesi Tengah, mengikuti uji kompetensi, di Palu, Rabu, 24 Oktober 2023.
“Uji kompetensi potensi pencarian dan pertolongan ini, dilaksanakan untuk menilai sejauh mana kemampuan potensi SAR di daerah-daerah,” kata Asesor dan Pejabat Fungsional Penata Kelola Pencarian dan Pertolongan, Djefri DT Mewo, di Palu, Rabu.
Baca Juga: Basarnas Palu Lakasanakan Siaga SAR Khusus Lebaran
Ke depan kegiatan tersebut, menurutnya, akan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi potensi SAR kompeten dalam pelaksanaan operasi.
Selain itu, uji kompetensi juga merupakan wujud pengakuan Basarnas terhadap keahlian seseorang di bidang pencarian dan pertolongan, melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
“Pelaksanaan uji kompetensi ini, kita laksanakan di Kantor SAR Palu, sebagai apresiasi kepada potensi di Sulawesi Tengah yang sebelumya sudah dilatih namun belum memiliki sertifikat,” ujarnya.
Sebenarnya, kata dia, dalam aturan yang bisa melaksanakan operasi SAR, yakni Basarnas, potensi bersertifikat untuk itu perlu disertifikasi melalui uji kompentensi potensi ini.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan, yang hadir sebagai peserta saat ini, telah terdaftar dalam database Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.
“Semoga kerja sama ini, terus ditingkatkan dan tetap bersinergi. Ke depan kita dituntut untuk memiliki skill serta kemampuan, makanya uji kompetensi ini dilaksanakan,” imbuhnya.
Ia berharap peserta yang mengikuti uji kompetensi ini, dapat bersungguh-sungguh, yakin dan percaya akan berhasil serta lulus untuk memiliki sertifikat.
“Selamat mengikuti uji kompetensi, semoga semua berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.
Adapun uji kompetensi potensi pencarian dan pertolongan, dilaksanakan selama 2 hari, sejak 25-26 Oktober 2023.
Baca Juga: Basarnas Palu Latih 50 Orang Potensi SAR di Morowali
Peserta berasal dari Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Morowali gabungan dari TNI, Polri, Bpbd, Senkom, Tagana, Satpol PP, Damkar, Dinas Sosial, Kelompok Pecinta Alam dan Relawan.
Materi yang diujikan, meliputi tes tertulis, water rescue, Medical First Responder (MFR) dan cara pengoperasian motor tempel (mopel).







Komentar