the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Politik

Kelangkaan Pupuk Masih Jadi Masalah di Sulteng, Begini Kata Ahmad Ali

the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2024
in Politik
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
23 Juli 2024
in Politik
Reading Time: 2 mins read
Kelangkaan Pupuk Masih Jadi Masalah di Sulteng, Begini Kata Ahmad Ali

Bakal calon Gubernur Sulawesi Tengah, Ahmad Ali. (Foto: istimewa)

Baca Juga

Banjir Putuskan Akses Air, Warga Toboli Barat Dapat 360 Batang Pipa

Hadiri Konkerkab PGRI Parimo, Hadianto Harap Lahirkan Rekomendasi Terukur

Pengawasan Temukan Sopir Agen Naikkan Harga LPG 3 Kg di Parimo

PALU, theopini.id – Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) 2024 merilis poin penting yang dikeluhkan, dan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng).

Salah satu yang serius, adalah kelangkaan pupuk yang masih menjadi penghambat produksi panen petani di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Ketua DPD RI Dorong Transparansi Distribusi Pupuk Subsidi

Padahal, keberhasilan dalam usaha tani ditentukan oleh hasil produksi, yang sangat seharusnya ditunjang ketersediaan pupuk. Namun hingga saat ini, masih menjadi permasalahan.

Permasalah ini, ternyata tak luput dari perhatian Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tengah Ahmad Ali, yang cukup akrab terkait persoalan pertanian dan hortikultura, karena beberapa kali membantu pengembangan budidaya Melon di Sulawesi Tengah.

Temuan data survei tersebut, dinilai Ahmad Ali, jelas dan terang petani masih tidak keluar dari perangkap kelangkaan. Jika tidak ditanggulangi, maka kegagalan sejahtera tak bisa ditutupi opini politik apapun.

“Kalaupun ada tersedia, tetapi harganya sudah mahal. Alasannya bermacam-macam. Mulai dari tata niaganya yang panjang hingga disinyalir ada pihak tertentu, ikut bermain untuk mengeruk keuntungan, rumit sekali,” tegasnya, Selasa, 23 Juli 2024.

Bahkan, bisa jadi berkurangnya alokasi itu, dikhawatirkan menyulut gejolak di kalangan petani. Sebab, mereka harus menebus pupuk non-subsidi dengan harga lebih mahal berkali lipat.

Dengan kondisi seperti itu, kata dia, para petani penyewa lahan paling terdampak, karena tertekan biaya produksi yang semakin tinggi.

Data BPS pada 2023, petani di Sulawesi Tengah mencapai 457.605 orang. Dari jumlah tersebut, 123.014 orang merupakan petani milenial, berusia 19–39 tahun, atau sekitar 28,63 persen. Selain itu, 49.536 petani lainnya, berstatus miskin ekstrem.

Provinsi Sulawesi Tengah, memiliki peluang menjadi penyangga pangan nasional. Jika dilihat dari luas lahan, daerah ini memiliki lahan pertanian cadangan pangan berkelanjutan mencapai kurang lebih 400 ribu hektar.

Baca Juga: Dinas TPH Sulteng Dukung Sensus Pertanian 2023

Ahmad Ali berharap, alokasi pupuk bersubsidi bisa ditambah. Meskipun tidak lebih tinggi, setidaknya koutanya bisa sama dengan tahun sebelumnya.

“Salah satu masalahnya adalah subsidi diberikan berbasiskan anggaran, bukan berdasarkan volume pupuk yang dihitung sesuai dengan kebutuhan petani. Di sisi lain, biaya produksi pupuk amat bergantung pada harga gas, dan nilai kurs rupiah,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
ShareSendTweet
Previous Post

Dua Warga Buol Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai

Next Post

Kader PPKBD di Banggai Dapat Tambahan Honorarium

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Fraksi Perindo Berikan Catatan Pro Rakyat pada Rancangan KUPA-PPASP APBD 2026

Fraksi Perindo Berikan Catatan Pro Rakyat pada Rancangan KUPA-PPASP APBD 2026

4 September 2026
Soroti Pergeseran Anggaran, Fraksi NasDem: DPRD Bukan Tukang Stempel

Soroti Pergeseran Anggaran, Fraksi NasDem Tegaskan DPRD Bukan Tukang Stempel

3 September 2026
Anleg PPP Parimo Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Avolua

Anleg PPP Parimo Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir Avolua

26 Agustus 2026
PKS Parimo Salurkan 150 Paket Bantuan untuk Korban Banjir Avolua

PKS Parimo Salurkan 150 Paket Bantuan untuk Korban Banjir Avolua

26 Agustus 2026
Jelang HUT ke-25, DPC Demokrat Parimo Pererat Silaturahmi dengan Warga Bantaya Lewat Lomba Rakyat

Jelang HUT ke-25, DPC Demokrat Parimo Pererat Silaturahmi dengan Warga Bantaya Lewat Lomba Rakyat

23 Agustus 2026
KPU Parimo Ingatkan Parpol Siapkan Administrasi Jelang Verifikasi Faktual Semester II-2026

KPU Parimo Ingatkan Parpol Siapkan Administrasi Jelang Verifikasi Faktual Semester II-2026

13 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Banjir Putuskan Akses Air, Warga Toboli Barat Dapat 360 Batang Pipa

Banjir Putuskan Akses Air, Warga Toboli Barat Dapat 360 Batang Pipa

5 September 2026
Hadiri Konkerkab PGRI Parimo, Hadianto Harap Lahirkan Rekomendasi Terukur

Hadiri Konkerkab PGRI Parimo, Hadianto Harap Lahirkan Rekomendasi Terukur

5 September 2026
Pengawasan Temukan Sopir Agen Naikkan Harga LPG 3 Kg di Parimo

Pengawasan Temukan Sopir Agen Naikkan Harga LPG 3 Kg di Parimo

5 September 2026
Bupati Parimo Salurkan Bantuan Beras dan Perlengkapan Dapur untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Bupati Parimo Salurkan Bantuan Beras dan Perlengkapan Dapur untuk Korban Banjir Avolua

5 September 2026
Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Parimo Usulkan Starlink Atasi Kendala Jaringan

Jemput Bola hingga Pelosok, Dukcapil Parimo Usulkan Starlink Atasi Kendala Jaringan

5 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Wabup Parimo: Catatan Banggar Jadi Pedoman Penyusunan Perubahan APBD 2026

Wabup Parimo: Catatan Banggar Jadi Pedoman Penyusunan Perubahan APBD 2026

4 September 2026
Mantap Pangan Digenjot, Pemkot Palu Targetkan Pasokan Komoditas Stabil untuk Tekan Inflasi

Mantap Pangan Digenjot, Pemkot Palu Targetkan Pasokan Komoditas Stabil untuk Tekan Inflasi

5 September 2026
DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

DBH Belum Optimal, Pemda Banggai Perketat Efisiensi Anggaran 2026

1 September 2026
21 dari 35 Indikator Terpenuhi, Sulteng Kian Siap Jadi Tuan Rumah FORNAS IX 2027

21 dari 35 Indikator Terpenuhi, Sulteng Kian Siap Jadi Tuan Rumah FORNAS IX 2027

1 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d